Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Jalan Loan Phuong Menuju Awan

Pameran "Jalan Menuju Awan" menampilkan lebih dari 30 lukisan pernis yang dibuat oleh seniman Loan Phuong selama empat tahun terakhir, yang dipamerkan mulai sekarang hingga 22 Oktober di Asosiasi Seni Rupa Kota Ho Chi Minh.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ19/10/2025

Loan Phươn - Ảnh 1.

Mengagumi dunia bak mimpi dalam pameran "Road to the Clouds" karya Loan Phuong dalam diam - Foto: H.VY

Pameran ini membuka dunia gemerlap pernis emas, di mana bunga, hewan, gadis-gadis, dan awan berbaur dalam irama mimpi. Ini adalah dunia virtual seniman Loan Phuong, di mana melukis membantunya menyembuhkan diri.

Dari kenangan pribadi hingga mimpi bersama

Seniman Loan Phuong lahir pada tahun 1987. Sejak kecil ia memiliki minat yang besar pada seni lukis, dan ia mengambil spesialisasi lukisan pernis di Universitas Seni Rupa Kota Ho Chi Minh, kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar master di bidang seni rupa. Karena tanggung jawab keluarga, membesarkan anak, dan mengajar di Universitas Seni Rupa, ia baru kembali berkarya pada tahun 2021.

Perjalanan Loan Phuong menuju awan dimulai dengan guncangan kehilangan ayahnya selama pandemi. Selama hari-hari isolasi, menghadapi empat dinding yang menyesakkan dan rasa sakit kehilangan, Loan Phuong memimpikan surga.

"Saya mulai menggambar untuk menciptakan dunia virtual saya sendiri. Dunia yang saya impikan adalah dunia yang damai dan puitis. Tidak ada penderitaan di sana, hanya harmoni antara manusia dan tumbuhan, bunga, serta hewan yang lembut."

"Melukis telah menyelamatkan saya. Saya merasa seperti bisa pergi ke laut, mendaki gunung, bahkan terbang ke awan, hidup bebas di tengah alam bahkan ketika kota di luar masih sunyi..." - Loan Phuong mengaku.

Meskipun berawal dari rasa sakit, lukisan-lukisan Loan Phuong tidak suram atau melankolis, melainkan penuh vitalitas dan kegembiraan. Penonton dapat dengan mudah merasakan semangat kelahiran kembali dalam setiap warna cerah, corak yang hidup, dan garis yang anggun dan mengalir.

Di dunia itu, citra perempuan bersinar terang, terkadang sebagai gadis muda yang melamun, terkadang sebagai simbol Ibu Alam, tenang dan penuh kebaikan. Mereka berbaur dengan bunga, tumbuhan, dan burung, menjadi bagian dari kehidupan, menciptakan ruang yang magis dan murni...

Loan Phươn - Ảnh 2.

Bagi Loan Phuong, melukis memungkinkannya untuk melarikan diri dari kenyataan, terbang ke ruang warna, dan melepaskan emosi serta pikiran batin yang terus menghantuinya - Foto: H.VY

Suara wanita yang lembut dan abadi dengan sentuhan halus.

Setelah berkecimpung dalam dunia kerajinan pernis selama 15 tahun, Loan Phuong melihatnya bukan hanya sebagai material tetapi juga sebagai kenangan, endapan waktu. Setiap sesi pemolesan bagaikan mengukir ke dalam jiwanya, sekaligus menyakitkan dan mempesona...

Ketika cahaya memantul dari lembaran emas, perak, atau cangkang telur, lukisan-lukisan itu berubah seolah-olah bernapas, seolah-olah hidup. Loan Phuong tidak mencari kesempurnaan, tetapi ritme. Baginya, melukis seperti membuka jendela, di mana ia menghirup kebebasan dan mengembalikannya kepada penonton.

Lukisan pernis karya Loan Phuong dengan cermat mengikuti teknik tradisional tetapi memiliki semangat dekoratif modern. Teknik yang rumit dan teliti tidak mengurangi kualitas puitis lukisannya; sebaliknya, hal itu meningkatkan kemurnian dan kedalaman yang mendalam.

Menurut kurator dan seniman Phan Trong Van, dengan menggunakan bahan pernis tradisional yang dipadukan dengan teknik canggih dan inspirasi modern, rangkaian lukisan ini berfungsi sebagai penghormatan kepada ayahnya dan ungkapan rasa syukur atas kehidupan.

Jurnalis Cuong Quach berkomentar: "Di Loan Phuong, lukisan pernis bukan hanya tentang nostalgia atau teknik, tetapi bahasa mimpi, di mana perempuan, alam, dan keindahan hidup berdampingan."

Jurnalis dan seniman Truong Nguyen Nga berkomentar: "Sepertinya dia ingin merobek cangkang prasangka yang selalu mengikat perempuan, namun tetap mempertahankan kualitas yang lembut dan penuh impian, seolah-olah hidup di surga duniawinya sendiri."

Kemunculan "Road to the Clouds" juga menambahkan suara perempuan yang lembut pada arus seni kontemporer Vietnam, di mana seniman perempuan semakin hadir dan percaya diri, bukan lagi sebagai objek yang dikagumi tetapi sebagai subjek kreasi dan penceritaan.

HUYNH VY

Sumber: https://tuoitre.vn/duong-len-may-cua-loan-phuong-20251019100407509.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Laut dan langit Quan Lan

Laut dan langit Quan Lan

KEBAHAGIAAN EMAS

KEBAHAGIAAN EMAS

Kepercayaan dalam pemujaan Raja Hung

Kepercayaan dalam pemujaan Raja Hung