Rashford bermain bagus saat Aston Villa mengalahkan PSG 3-2 di leg kedua perempat final Liga Champions. |
Pergantian Marcus Rashford pada menit ke-76, ketika sang striker bermain sangat impresif, menjadi salah satu topik hangat dalam pertandingan ini. Apakah Emery melakukan kesalahan dengan pergantian ini?
Rashford bermain bagus tetapi kemudian diganti.
Meskipun Rashford tidak mencetak gol dalam pertandingan ini, dialah yang membawa kebangkitan Villa di babak kedua. Setelah PSG unggul 2-0 di babak pertama dan memimpin agregat 5-1, sedikit yang mengira Villa bisa berhasil melakukan comeback. Namun, Rashford membuktikan bahwa dia adalah salah satu pemain paling berpengaruh di lapangan.
Rashford bermain tanpa lelah, terus-menerus memberikan tekanan pada pertahanan PSG. Dia bukan hanya inspirasi bagi serangan, tetapi juga berkontribusi langsung pada gol-gol Villa. Dalam situasi yang mengarah pada gol ketiga Villa, Rashford menunjukkan tekniknya yang terampil dengan mengecoh pemain PSG, kemudian melewati pemain lain sebelum memberikan umpan sempurna bagi Ezri Konsa untuk mencetak gol.
Seperti biasa, Rashford tahu bagaimana membuat perbedaan. Dalam pertandingan ini, ia menunjukkan kombinasi sempurna antara kecepatan, teknik, dan kekuatan.
Meskipun PSG mendominasi babak pertama, Rashford tidak pernah berhenti berjuang. Tentu saja, tanpa kehadirannya di lapangan, Villa akan kesulitan mendapatkan kepercayaan diri dan menciptakan peluang-peluang yang mereka hasilkan.
Rashford terus-menerus mengacaukan pertahanan PSG dengan kecepatannya. |
Saat ia diganti, Rashford telah melakukan 12 sentuhan di area penalti lawan, menciptakan peluang terbanyak (4), dan melakukan umpan silang terbanyak (9). Meskipun tidak mencetak gol, Rashford memainkan peran penting dalam menciptakan ruang bagi rekan-rekan setimnya dan memaksa pertahanan PSG melakukan kesalahan. Mantan striker Villa, Dion Dublin, tidak ragu menyebut Rashford sebagai "pemain terbaik pertandingan" karena telah membuat perbedaan terbesar.
Mengingat performa Rashford yang mengesankan, keputusan untuk menggantinya pada menit ke-76 sungguh membingungkan. Ketika Villa membutuhkan gol lain untuk menyamakan skor agregat, mengganti striker yang sedang dalam performa terbaik bisa meredam momentum serangan tim. Hal ini tidak hanya menghilangkan sumber energi penting bagi Villa, tetapi juga menciptakan perubahan tempo permainan yang tiba-tiba.
Stephen Warnock, mantan bek Villa, percaya bahwa keputusan untuk mengganti Rashford adalah sebuah kesalahan, karena hal itu "memperlambat tempo permainan." Dia juga mempertanyakan alasan Emery menarik keluar striker yang sedang tampil bagus ketika tim membutuhkan gol untuk membangkitkan harapan mereka. Keputusan ini dapat berdampak negatif pada moral Villa, karena mereka tertinggal tipis dan hanya membutuhkan satu gol untuk menyamakan kedudukan.
Namun, tak dapat dipungkiri bahwa Emery telah membawa wajah baru ke Villa sejak mengambil alih klub pada Oktober 2022. Di bawah Emery, klub Birmingham ini bukan lagi tim yang berjuang menghindari degradasi, tetapi telah bangkit menjadi pesaing untuk memperebutkan tempat di Liga Champions.
Namun, pada momen-momen krusial seperti pertandingan melawan PSG, Emery juga menghadapi kritik karena membuat keputusan yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Pertanyaannya adalah apakah Emery menyadari pentingnya Rashford bagi skuad Villa saat itu. Dengan striker seenergik dan mampu membuat perbedaan seperti Rashford, menggantinya ketika tim membutuhkan gol lain bisa dianggap sebagai kesalahan.
Apa yang akan terjadi pada Rashford di Villa di masa depan?
Dengan penampilannya untuk Villa, Rashford telah menunjukkan kemampuan yang kuat untuk memulihkan performanya setelah periode inkonsistensi di Manchester United. Sejak bergabung dengan Villa pada bulan Januari, ia dengan cepat mengamankan tempat kunci dalam susunan pemain inti Emery. Pertandingan melawan PSG adalah bukti paling jelas dari kebangkitannya ini.
Akankah Villa merekrut Rashford secara permanen di akhir musim? |
Saat ini Rashford bermain untuk Villa dengan status pinjaman dengan klausul pembelian sebesar £40 juta. Dengan sisa waktu kurang lebih satu bulan di musim ini, baik Rashford maupun Villa harus membuat keputusan tentang masa depannya. Adapun Emery, meskipun telah membawa Villa bangkit kembali dengan kuat, ia juga akan menghadapi keputusan sulit terkait mempertahankan skuad yang tangguh ini.
Pertandingan antara Aston Villa dan PSG bukan hanya persaingan antara dua tim, tetapi juga contoh utama pentingnya keputusan taktis pada momen-momen krusial. Keputusan Unai Emery untuk mengganti Rashford – mungkin secara taktis – merampas elemen kunci dari permainan Villa ketika tim tersebut membutuhkan terobosan untuk mendekati tujuan mereka melakukan comeback.
Meskipun Emery mungkin memiliki alasan tersendiri untuk melakukan pergantian pemain, kesalahan dalam pertandingan ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah dia benar-benar telah mengoptimalkan kekuatan tim. Dengan Rashford bermain begitu cemerlang, apakah menggantinya adalah langkah yang tepat?
Hal ini hanya akan terbukti di pertandingan mendatang, karena Villa terus berjuang untuk mencapai tujuan ambisius mereka.
Sumber: https://znews.vn/emery-da-sai-voi-rashford-post1546218.html







Komentar (0)