Pertandingan antara Chelsea dan Ajax dengan cepat memanas dengan beberapa insiden kontroversial. Pada menit ke-15, gelandang Ajax, Kenneth Taylor, melakukan tekel berbahaya yang mendorong wasit untuk berkonsultasi dengan VAR.

Setelah meninjau rekaman video, kartu kuning awal diganti dengan kartu merah langsung pada menit ke-17, membuat Ajax bermain dengan sepuluh pemain sejak awal pertandingan.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Chelsea dengan cepat menekan lawan dan melancarkan serangkaian gol. Hanya semenit kemudian, Marc Guiu dengan mudah menceploskan bola ke gawang dari jarak dekat setelah sundulan dari Wesley Fofana, memberi tim tuan rumah keunggulan 1-0.

Dengan gol ini, Marc Guiu, pada usia 19 tahun, menjadi pemain termuda dalam sejarah Chelsea yang mencetak gol di Liga Champions UEFA.

Pada menit ke-27, tendangan jarak jauh Moises Caicedo secara tidak sengaja membentur seorang bek Ajax, membuat kiper Remko Pasveer benar-benar tak berdaya.