Fabregas memilih untuk tetap tinggal di Como. |
Dalam sebuah wawancara pada tanggal 4 Juni, Fabregas berbagi: "Saya memulai di Como dengan ambisi untuk proyek jangka panjang. Saya tidak ingin mengikat karier saya pada klub yang hanya memiliki rencana untuk satu atau dua tahun, dan kemudian semuanya akan berakhir."
Mantan bintang Spanyol itu percaya pada proyek Como dan tidak akan pergi musim panas ini. Fabregas juga menyatakan bahwa presiden Como telah menciptakan lingkungan kerja yang ideal, memungkinkannya untuk mengelola klub sesuai keinginannya.
Ketua Como, Mirwan Suwarso, juga menyatakan: “Kami memiliki proyek jangka panjang dan Fabregas adalah bagian penting dari proyek tersebut. Dia tidak akan meninggalkan klub.”
Pernyataan Fabregas, bersama dengan pernyataan Presiden Como, mengakhiri ambisi Inter Milan. Juara Serie A itu baru-baru ini berpisah dengan Simone Inzaghi dan melihat Fabregas sebagai pengganti yang ideal. Inter sangat menghargai kemampuan kepelatihan Fabregas, karena ia mengubah Como menjadi tim dengan gaya bermain yang khas dan rencana pengembangan yang jelas.
Di bawah kepemimpinan Fabregas, Como kembali ke Serie A setelah absen selama 21 tahun. Pada musim pertama mereka di liga sepak bola papan atas Italia, klub tersebut finis di peringkat ke-10 secara keseluruhan, unggul 18 poin dari zona degradasi. Como juga mengakhiri musim dengan enam kemenangan beruntun dalam delapan pertandingan terakhir mereka.
Gazzetta melaporkan bahwa Inter telah mengalihkan fokus mereka ke target lain seperti Patrick Vieira (pelatih Genoa) dan Christian Chivu, yang sebelumnya melatih tim muda Inter dan sekarang melatih Parma. Selain itu, Roberto de Zerbi dari Marseille juga masuk dalam radar Inter.
Sumber: https://znews.vn/fabregas-chot-tuong-lai-post1558407.html






Komentar (0)