![]() |
Para penggemar menyerbu ruang konferensi pers untuk menanyai pelatih Scaloni. |
Sebuah momen langka terjadi selama konferensi pers ketika seorang penggemar muda Argentina menyelinap masuk dan secara terbuka mengkritik tim, khususnya pelatih Lionel Scaloni.
"Biar saya bicara terus terang, saya ingin kalian mempersiapkan diri dengan baik, karena Prancis adalah tim yang sangat kuat, bahkan lebih kuat dari Brasil dan Spanyol," kata penggemar itu dalam video viral tersebut.
Pesannya singkat namun jelas: Argentina perlu mempersiapkan diri lebih serius untuk Piala Dunia.
Reaksi ini bukanlah suatu kebetulan. Dalam rangkaian pertandingan persahabatan terakhir mereka sebelum Piala Dunia 2026, Argentina memilih lawan dengan perbedaan tingkat kemampuan yang signifikan.
Mauritania berada di peringkat 115 dunia , 16 peringkat di bawah Vietnam, sementara Zambia berada di peringkat 92 menurut FIFA. Angka-angka ini jelas mencerminkan kesenjangan jika dibandingkan dengan status juara dunia bertahan.
Konteks di balik keputusan ini sebagian menjelaskannya. Pertandingan Finalissima melawan Spanyol dibatalkan karena masalah yang tidak terkait dengan sepak bola, memaksa Asosiasi Sepak Bola Argentina untuk segera mencari alternatif.
Rencana awal untuk bermain melawan Guatemala juga gagal karena lawan mereka memiliki jadwal pertandingan di Italia, yang bertentangan dengan aturan Hari FIFA yang melarang pertandingan dari dua benua dalam satu turnamen. Pada akhirnya, mereka terpaksa memilih solusi sementara: bermain melawan tim yang bersedia melakukan perjalanan dan tidak memiliki jadwal pertandingan.
Dari sudut pandang organisasi, itu adalah keputusan yang logis. Tetapi dari perspektif profesional, ceritanya berbeda. Kemenangan melawan lawan yang lebih lemah tidak memberikan banyak validasi. Bahkan di dalam Argentina sendiri, masalah ini diakui, dengan penampilan mereka melawan Mauritania dikritik karena kurangnya ritme dan intensitas.
Itulah mengapa suara-suara dari tribun penonton sangat penting. Argentina tidak kekurangan kualitas, tetapi masalahnya terletak pada apakah mereka ditempatkan dalam lingkungan yang menantang dan tepat.
Sumber: https://znews.vn/fan-argentina-buc-xuc-vi-chon-doi-thu-kem-hang-viet-nam-post1640330.html








Komentar (0)