![]() |
Vinicius selalu punya tempat untuk kembali. Foto: Reuters . |
Flamengo mengirimkan pesan yang jelas tentang ambisinya. Setelah membawa Lucas Paqueta kembali ke Maracana, klub bersejarah Rio de Janeiro ini terus bermimpi tentang nama yang lebih besar lagi. Vinicius Jr., ikon baru sepak bola Brasil di Eropa, berada di jantung mimpi itu.
Jose Boto, direktur sepak bola Flamengo, tidak ragu-ragu membahas kemungkinan reuni tersebut. Selama presentasi Paqueta, ia menegaskan bahwa klub selalu membuka pintu bagi Vinicius.
"Kontraknya akan segera berakhir. Vinicius bahkan mengirimkan saya hadiah yang sangat bagus, sebuah kaus yang ditandatangani. Dengan pemain seperti itu, persaingan hanya akan terjadi jika mereka benar-benar ingin datang. Itu lebih bergantung pada Vini daripada pada kami," kata Boto.
Vinicius meninggalkan Flamengo pada tahun 2017 untuk pindah ke Eropa. Sembilan tahun kemudian, ia telah menjadi pemain kunci bagi Real Madrid dan salah satu pemain penyerang paling terkenal di dunia .
Namun, periode belakangan ini tidaklah mudah. Vinicius menghadapi cemoohan dari tribun Bernabeu dan mengalami rentetan tanpa gol yang panjang di La Liga, yang baru berakhir akhir pekan lalu dengan kemenangan 2-1 melawan Rayo Vallecano.
Konteks inilah yang membuat Flamengo percaya bahwa mereka dapat menawarkan lingkungan yang berbeda kepada Vinicius.
![]() |
Paqueta adalah contoh pemain yang kembali ke Flamengo setelah menolak beberapa tawaran menarik. Foto: Reuters. |
Di situlah Vinicius dicintai tanpa syarat, diakui sebagai ikon, bukan hanya bintang yang dibebani tekanan untuk mencapai hasil. Bagi Flamengo, membawa Vinicius kembali bukan sekadar kesepakatan, tetapi kisah tentang emosi dan identitas.
Kontrak Vinicius saat ini dengan Real Madrid berlaku hingga Juni 2027. Saat itu, ia akan berusia hampir 27 tahun dan telah menghabiskan lebih dari satu dekade di Bernabeu. Jose Boto percaya bahwa jangka waktu ini dapat menawarkan peluang yang lebih realistis.
"Saat kontrak akan berakhir, kami tidak perlu membayar biaya transfer ke Real Madrid," katanya.
Kasus Paqueta dipandang sebagai preseden. Gelandang tersebut sebelumnya telah menolak sejumlah tawaran menarik dari Liga Primer hanya untuk kembali ke Flamengo. Menurut Boto, tanpa keinginan kuat Paqueta, transfer itu tidak akan terjadi, meskipun ada sumber daya finansial yang melimpah.
Selama Vinicius belum memperpanjang kontraknya dengan Real Madrid, spekulasi akan terus berlanjut. Beberapa minggu mendatang, bersama dengan performa tim di bawah asuhan Arbeloa selama tahap penting musim ini, dapat memainkan peran penting dalam membentuk masa depan bintang Brasil tersebut.
Sumber: https://znews.vn/flamengo-chao-moi-vinicius-post1625198.html








Komentar (0)