Media sosial membahayakan anak-anak dalam berbagai cara - Ilustrasi: GETTY IMAGES
Undang-undang baru, yang dikenal sebagai HB 3, juga mewajibkan anak-anak berusia 14-16 tahun untuk mendapatkan persetujuan orang tua sebelum mereka dapat memiliki akun media sosial.
HB 3 juga mewajibkan verifikasi usia bagi siapa pun yang ingin mengakses situs web pornografi. Undang-undang ini mulai berlaku pada 1 Januari 2025.
"Media sosial membahayakan anak-anak dalam berbagai cara. HB3 memberi orang tua kemampuan yang lebih baik untuk melindungi anak-anak mereka," kata Gubernur Ron DeSantis dalam sebuah pernyataan pada 25 Maret.
NBC News melaporkan bahwa undang-undang baru ini diperkirakan akan menghadapi tantangan hukum terkait Amandemen Pertama, yang melarang pemberlakuan undang-undang yang tidak menghormati kebebasan orang dalam hal-hal tertentu.
Grup teknologi NetChoice, yang berafiliasi dengan Meta, Google, X, dan TikTok, telah mendesak Gubernur DeSantis untuk memveto RUU tersebut.
Carl Szabo, wakil presiden dan penasihat umum NetChoice, menekankan: "Ada cara yang lebih baik untuk menjaga warga Florida, keluarga mereka, dan data mereka tetap aman dan terlindungi secara online tanpa melanggar kebebasan mereka."
Mencegah anak-anak agar tidak kecanduan media sosial.
Florida adalah negara bagian terbaru yang membahas atau mengesahkan undang-undang yang membatasi penggunaan media sosial oleh kaum muda. Perkembangan ini muncul dari kekhawatiran menyusul bocornya penelitian dari Facebook sendiri, yang menunjukkan bahwa Instagram mungkin berdampak negatif pada kesehatan mental remaja.
Negara bagian lain yang telah mengajukan rancangan undang-undang serupa termasuk Arkansas, Louisiana, Ohio, dan Utah.
California juga sedang mempertimbangkan rancangan undang-undang serupa yang disebut Melindungi Anak-Anak dari Kecanduan Media Sosial, yang didanai oleh jaksa agung negara bagian dan disusun bersama oleh sekelompok senator negara bagian dari berbagai partai.
Sumber








Komentar (0)