Tim futsal putri Vietnam berhasil mengalahkan Filipina 1-0 di semifinal SEA Games ke-33 pada sore hari tanggal 16 Desember, dan menjadi tim futsal putri pertama yang mencapai final.

Begitu peluit pembukaan dibunyikan, tim berbaju merah secara proaktif menyerang, mengendalikan permainan, dan terus menerus memberikan tekanan di separuh lapangan lawan. Bien Thi Hang, Thuy Trang, dan Nguyet Vi semuanya memiliki peluang mencetak gol yang cukup bagus, tetapi gol tetap sulit tercipta.
Kiper Hughes Jane – seorang penjaga gawang yang tinggi, kuat, dan dapat diandalkan yang secara konsisten menggagalkan tembakan-tembakan Vietnam.

Kedua tim saling beradu kekuatan di babak pertama pertandingan (Foto: Duc Cuong)
Tim futsal putri Filipina memainkan pertandingan yang ketat, berfokus pada pertahanan massal dan menunggu peluang untuk melakukan serangan balik. Pada menit ke-12, Filipina berhasil memasukkan bola ke gawang Vietnam, tetapi gol tersebut dianulir karena tendangan bebas yang ilegal.
Sebelumnya, kiper Thùy Linh juga harus menunjukkan kemampuannya dengan melakukan beberapa penyelamatan berbahaya setelah para pemain berbaju merah kehilangan penguasaan bola di area lini tengah.
Babak pertama berakhir imbang 0-0, memaksa tim futsal putri Vietnam untuk mencari cara mengubah jalannya pertandingan.

Pelatih Nguyen Dinh Hoang menginstruksikan para pemain untuk bermain bertahan (Foto: Duc Cuong)
Di babak kedua, dinamika permainan berubah drastis ketika kiper Hughes Jane secara tak terduga diganti. Memanfaatkan kesempatan tersebut, tim Vietnam meningkatkan tempo, memainkan sepak bola bertekanan tinggi, dan terus menerus menciptakan tekanan signifikan pada gawang Filipina. Pada menit ke-25, dari tendangan bebas di sayap kanan, Nguyệt Vi melepaskan tembakan akurat, memecah kebuntuan dan membuka skor untuk tim futsal putri Vietnam.

Tim futsal putri Vietnam bermain gigih di babak kedua, berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka (Foto: Duc Cuong).
Gol pembuka meningkatkan moral para pemain asuhan pelatih, memungkinkan mereka bermain lebih percaya diri dan leluasa. Beberapa menit kemudian, Hughes Jane kembali ke lapangan, dan Filipina mulai menerapkan strategi power play di menit-menit terakhir untuk mencoba mencari gol peny equalizer. Namun, pertahanan Vietnam bermain dengan fokus dan disiplin, berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka.
Lawan tim futsal putri Vietnam di final adalah pemenang pertandingan semifinal lainnya antara Indonesia dan tuan rumah Thailand.

Sumber: https://baophapluat.vn/futsal-nu-viet-nam-vao-chung-ket.html






Komentar (0)