
Tahun ini, IoT Challenge mencatat partisipasi terbesar sepanjang sejarah, dengan lebih dari 130 tim dan hampir 700 peserta dari 70 universitas di seluruh negeri. Selama periode kompetisi yang berlangsung hampir enam bulan, para peserta mempresentasikan lebih dari 200 ide teknologi perintis. Di luar jumlah peserta yang mengesankan, kompetisi ini juga menyoroti tingkat keahlian yang tinggi, dengan tim-tim yang menunjukkan pemikiran kreatif, kemampuan berpikir kritis yang tajam, dan semangat integrasi internasional. Dengan tema "Aplikasi AI dalam Ritel Cerdas," tim-tim tersebut menampilkan banyak pendekatan unik, membuktikan kemampuan mereka untuk memanfaatkan teknologi canggih guna memecahkan masalah praktis di industri ritel.

Babak final tahun ini mempertemukan 10 tim terbaik. Tim-tim tersebut mempresentasikan solusi mereka dan berdebat langsung dengan panel ahli dari FPT dan Silicon Labs. Banyak proyek luar biasa yang secara jelas menunjukkan kreativitas dan kemampuan aplikasi praktis tim, termasuk: solusi untuk membangun ekosistem manajemen dan operasi toko serba ada pintar; sistem troli belanja pintar; dan sistem navigasi supermarket yang terintegrasi dengan pengenalan suara, memberikan pengalaman belanja yang lebih nyaman dan modern bagi pengguna.
Dalam acara tersebut, Bapak Nguyen Quoc Dong, Direktur Produksi FPT Software, FPT Group, menegaskan: “IoT Challenge bukan hanya sebuah kompetisi – ini adalah perjalanan untuk menghubungkan, berbagi, dan menyebarkan semangat inovasi antara FPT dan Silicon Labs.” Beliau menekankan bahwa setiap ide yang dipresentasikan hari ini memiliki potensi untuk membentuk masa depan, dan upaya anak muda merupakan bukti aspirasi generasi mendatang.
Shoaib Javed, Direktur Teknik Perangkat Lunak Senior di Silicon Labs, berbagi wawasannya dari lebih dari 20 tahun pengalaman dengan IoT: “Anda berada di ambang batas baru – di mana IoT yang dikombinasikan dengan AI membuka kemungkinan yang jauh melampaui imajinasi.” Ia percaya bahwa apa yang dimulai sebagai kompetisi kecil empat tahun lalu, IoT Challenge, telah menjadi perjalanan besar di mana para siswa terinspirasi, dilatih, dan mendapatkan pengalaman untuk karier masa depan mereka.
Setelah kompetisi, gelar juara diraih oleh tim RIO dari Universitas Teknologi Informasi dan Komunikasi Vietnam-Korea dengan solusi SmartMedStock mereka – sebuah apotek pintar. Tim Edgelectronic – tim gabungan dari Universitas Teknologi - VNU-HCM dan Universitas RMIT Saigon Selatan – memenangkan tempat kedua dengan Smart Perfume Cabinet mereka – sebuah sistem pengalaman dan manajemen pelanggan yang menggunakan AI. Tempat ketiga diberikan kepada tim E401 dari Universitas Teknologi Hanoi untuk desain sistem navigasi dan penentuan posisi supermarket mereka. Selain itu, panitia juga memberikan hadiah tambahan untuk menghargai upaya luar biasa dari tim-tim peserta: NOVA memenangkan penghargaan Tim Paling Menjanjikan, sementara MLIoT_Newbie terpilih sebagai Tim Paling Populer.

Diluncurkan pada tahun 2020, IoT Challenge telah menjadi acara tahunan bagi komunitas mahasiswa yang melek teknologi, khususnya di bidang IoT (Internet of Things). Setiap musimnya, kompetisi ini tidak hanya mencari ide-ide inovatif tetapi juga menyediakan platform bagi kaum muda untuk menerapkan teknologi guna memecahkan masalah praktis. Kompetisi ini terdiri dari tiga babak: Babak Penyisihan, Semifinal, dan Final, dengan kriteria evaluasi yang berputar di sekitar kreativitas, aplikasi praktis, serta keterampilan presentasi dan argumentasi dari tim peserta.
Sebagai inisiator dan penyelenggara bersama Silicon Labs, FPT tidak hanya menyediakan platform untuk pengembangan mahasiswa tetapi juga berkontribusi dalam mendorong kerja sama antara universitas, bisnis domestik, dan mitra internasional. Dengan tujuan inovasi dan menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan praktis industri, terutama di sektor ritel cerdas, IoT Challenge 2025 terus menegaskan posisinya sebagai ajang bergengsi bagi para insinyur teknologi muda di Vietnam.
Sumber: https://tienphong.vn/gan-700-sinh-vien-tranh-tai-tai-cuoc-thi-iot-challenge-2025-post1780806.tpo








Komentar (0)