Teller dan kasir bank adalah titik kontak pertama dan paling sering dengan pelanggan, dan dianggap sebagai wajah bank. Pekerjaan mereka yang berhadapan langsung dengan pelanggan mengharuskan mereka untuk bersikap ramah, berdedikasi, dan profesional. Selain itu, menangani jumlah pinjaman dan deposito mulai dari beberapa juta hingga miliaran dong, dengan transaksi harian mencapai ratusan miliar dong, membutuhkan informasi dan data yang signifikan.

Oleh karena itu, budaya "kejujuran dan integritas" telah menjadi prinsip panduan bagi staf bendahara dan teller wanita. Mereka adalah contoh "orang baik, perbuatan baik," meninggalkan kesan mendalam pada pelanggan dengan secara proaktif menghubungi mereka untuk mengembalikan kelebihan uang segera setelah jam kerja mereka berakhir dan menutup mesin kasir.
Ibu Phan Thi Xuan Chinh telah bekerja selama lebih dari 20 tahun di Bank Pertanian dan Pembangunan Pedesaan ( Agribank ) Cabang Yen Bai. Pekerjaannya, yang melibatkan penanganan sejumlah besar uang setiap hari, telah menanamkan sifat teliti dalam dirinya. Setiap tahun, ia mengembalikan kelebihan uang kepada nasabah. Pada tahun 2024 saja, ia mengembalikan 152 juta VND dan 100 USD. Pada tahun 2025, ia mengembalikan 26 item dengan total hampir 900 juta VND; yang terbesar adalah 600 juta VND. Secara alami pendiam dan ragu untuk berbagi tentang dirinya sendiri, Ibu Chinh mengaku: “Setiap kali saya menemukan kelebihan uang, hal pertama yang saya pikirkan adalah kekhawatiran nasabah. Mengembalikan uang kepada nasabah bukan hanya tentang mematuhi peraturan tetapi juga tentang menjaga reputasi bank. Saya selalu percaya bahwa nasabah datang ke bank bukan hanya untuk menyimpan uang tetapi juga untuk mempercayakan kepercayaan mereka.”

Dalam semua profesi pada umumnya, dan perbankan khususnya, integritas harus selalu diprioritaskan. Para pejabat perbankan sangat memahami hal ini. Ibu Bui Thi Thao Hang, seorang karyawan Dana Kredit Rakyat Hong Ha di distrik Au Lau, berbagi: "Untuk setiap pelanggan yang datang untuk bertransaksi, saya selalu dengan cermat memeriksa jumlah yang diterima dan laporan rekening. Ketika kami menemukan kelebihan uang, bahkan hanya satu sen, kami mengembalikannya. Itu adalah prinsip etika profesional, dan kami selalu mematuhinya. Saya percaya bahwa menjaga kepercayaan dengan pelanggan sangat penting." Tahun lalu, dalam perannya sebagai kasir, Ibu Hang mengembalikan sembilan kali kelebihan uang kepada pelanggan.
Bagi teller bank, kegembiraan sehari-hari mereka berasal dari menyelesaikan transaksi dengan pelanggan, memberi mereka informasi yang mereka butuhkan, dan memperkenalkan produk yang memuaskan mereka. Meskipun relatif baru dalam profesi ini, Nguyen Thi Thanh Lam, seorang spesialis perbankan pribadi di cabang Yen Bai Techcombank , telah beberapa kali mengembalikan uang kembalian berlebih kepada pelanggan. Thanh Lam berbagi: "Ada banyak alasan mengapa pelanggan mungkin memberikan uang berlebih. Namun, setelah menghitung, staf bank akan mendeteksi kesalahan tersebut dan segera memberi tahu pelanggan."
Tindakan-tindakan ini sangat penting dalam konteks maraknya transaksi elektronik. Pengalaman langsung tentang "hubungan antarmanusia" dan kepercayaan tetap menjadi ikatan terkuat antara bank dan nasabah.
Bapak Vu Van Dong dari distrik Nam Cuong tak kuasa menyembunyikan kegembiraannya saat menerima kembalian sebesar 10 juta VND: "Saya sangat terkejut karena saya pikir saya sudah sangat berhati-hati saat menghitung uang. Para teller sangat jujur dan tidak korup. Hal ini membuat pelanggan selalu puas dengan pelayanan dan profesionalisme mereka."

Selama setahun terakhir, cabang-cabang bank dan lembaga kredit masyarakat di provinsi tersebut telah mengembalikan kelebihan uang kepada nasabah dalam 437 transaksi, dengan total 1,725 miliar VND. Tindakan mengembalikan kelebihan uang, baik besar maupun kecil, patut diapresiasi. Ini adalah manifestasi paling jelas dari etika profesional, yang menegaskan bahwa bahkan di tempat di mana hanya angka-angka kering yang ditampilkan di layar elektronik, nilai kejujuran tetaplah yang terpenting.
Sumber: https://baolaocai.vn/gia-tri-cua-long-trung-thuc-post895289.html






Komentar (0)