Pada sore hari tanggal 4 September, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bersama-sama mengumumkan perubahan harga eceran bensin dan solar. Perubahan tersebut akan berlaku mulai pukul 15.00 pada hari yang sama.
Badan pengatur memutuskan untuk menaikkan harga bensin E5 RON 92 sebesar 80 VND/liter dan bensin RON 95 sebesar 70 VND/liter. Setelah penyesuaian, harga eceran bensin E5 RON 92 adalah 19.850 VND/liter dan bensin RON 95 adalah 20.430 VND/liter.
Harga bahan bakar diesel naik 120 VND/liter menjadi 18.470 VND/liter, minyak tanah naik 90 VND/liter menjadi 18.310 VND/liter; dan minyak bakar naik 110 VND/kg menjadi 15.370 VND/kg. Badan pengatur terus mempertahankan kebijakan untuk tidak mengalokasikan atau mencairkan dana dari dana stabilisasi harga.
Dengan demikian, harga bensin domestik telah meningkat selama tiga sesi berturut-turut. Sejak awal tahun, harga bensin RON 95 telah naik 21 kali dan turun 16 kali. Harga bahan bakar diesel telah naik 18 kali, turun 17 kali, dan tetap tidak berubah satu kali.
Dana stabilisasi harga bahan bakar dari beberapa perusahaan utama masih memiliki saldo positif yang besar karena dana ini belum digunakan dalam banyak periode penyesuaian harga baru-baru ini. Saldo dana per akhir kuartal pertama mencapai lebih dari 6.079 miliar VND. Dari jumlah tersebut, saldo di Vietnam National Petroleum Group ( Petrolimex ) mencapai setengahnya, yaitu sebesar 3.082 miliar VND.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan meminta masukan terkait rancangan Surat Edaran yang menetapkan peta jalan penerapan rasio pencampuran bahan bakar nabati dengan bahan bakar tradisional di Vietnam. Kementerian mengusulkan bahwa pada fase 1 (dari 1 Januari 2026 hingga 2030), semua bensin yang dicampur dan dijual untuk digunakan pada kendaraan berbahan bakar bensin di seluruh negeri akan berupa bensin E10.
Pada Fase 2 (mulai awal tahun 2031), semua bensin yang dicampur, diproses, dan dijual untuk digunakan pada kendaraan bertenaga bensin di seluruh negeri akan berupa bensin E15 atau bio-bensin dengan rasio pencampuran yang berbeda sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan.
Dengan konsumsi bensin domestik diperkirakan sekitar 12-15 juta m3/tahun, jumlah etanol yang dibutuhkan untuk pencampuran adalah sekitar 1,2-1,5 juta m3/tahun. Sementara itu, kapasitas produksi etanol domestik saat ini hanya mencapai 450.000 m3/tahun, setara dengan 40% dari permintaan, sedangkan sisanya harus diimpor.
Sebelumnya, mulai tanggal 1 Agustus, dua perusahaan distribusi minyak bumi terbesar di negara ini, Vietnam National Petroleum Group (Petrolimex) dan Vietnam Oil Corporation (PV Oil), melakukan uji coba penjualan bensin E10 di Kota Ho Chi Minh, Hanoi, dan Hai Phong.
Petrolimex melakukan uji coba penjualan bensin E10 di 36 SPBU di Kota Ho Chi Minh (sebelum merger). PV Oil melakukan uji coba penjualan jenis bensin ini di 4 SPBU di Hanoi dan 2 SPBU di Hai Phong. SPBU yang dipilih untuk uji coba penjualan bensin E10 RON 95 akan berhenti menjual bensin E5 RON 92.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/gia-xang-tang-3-phien-lien-tiep-20250904140024891.htm






Komentar (0)