DNVN – Pada tanggal 22 November, Universitas Dong A, bekerja sama dengan Kantor Yayasan Korea (KF) di Hanoi dan Universitas Siber Korea untuk Studi Luar Negeri, menyelenggarakan lokakarya “ Pendidikan Bahasa Korea di Vietnam Tengah dalam Konteks Masyarakat yang Terhubung”.
Ini adalah forum akademis pertama di wilayah Tengah tentang pendidikan bahasa Korea dan juga konferensi ilmiah internasional ke-41 yang diselenggarakan oleh Universitas Dong A bekerja sama dengan lembaga penelitian, universitas, organisasi, ilmuwan, dan pakar dari dalam dan luar negeri.
Lokakarya “Pendidikan Bahasa Korea di Vietnam Tengah dalam Konteks Masyarakat yang Sangat Terhubung” di Universitas Dong A pada tanggal 22 November.
Kepala Perwakilan Kantor Yayasan Korea (KF) di Hanoi, Woo Hyung Min, mengatakan bahwa di Vietnam, saat ini terdapat 46 universitas di seluruh negeri yang telah membuka jurusan Bahasa Korea dan Studi Korea, dengan lebih dari 25.000 mahasiswa. Khususnya, pada tahun 2021, bahasa Korea menjadi salah satu bahasa asing pertama dan sedang diajarkan sebagai uji coba di SMP dan SMA di seluruh negeri.
Lokakarya "Pendidikan Bahasa Korea di Vietnam Tengah dalam Konteks Masyarakat yang Terhubung Secara Hiper" merupakan kesempatan untuk membahas metode pengajaran bahasa Korea yang tepat dalam konteks pendidikan bahasa Korea di Vietnam yang semakin berkembang dan permintaan pembelajaran bahasa Korea yang semakin meningkat. Peningkatan kualitas merupakan prasyarat bagi pembangunan berkelanjutan.
Menurut Dr. Ngo Quang Vinh, Wakil Presiden Universitas Dong A, dalam masyarakat yang sangat terhubung saat ini, teknologi dan kecerdasan buatan semakin merambah setiap aspek kehidupan, mulai dari akademis, penelitian, hingga pengajaran. Tak hanya dosen dan mahasiswa, perangkat pendukung pengajaran dan pembelajaran pun terus ditingkatkan, membantu menghilangkan jarak geografis, menciptakan kondisi bagi penyebaran pengetahuan yang lebih luas dari sebelumnya.
Platform pembelajaran daring, kelas pembelajaran daring waktu nyata, atau kursus VOD – pembelajaran melalui kuliah video yang diakses siswa melalui proyek KF Global e-School dari Korea Foundation (KF) yang diajarkan oleh para profesor di Universitas Siber Bahasa Asing Korea… adalah bukti nyata kekuatan masyarakat yang sangat terhubung dalam pendidikan.
Ibu Lim Bora, Konselor Konsuler, Konsulat Jenderal Republik Korea di Da Nang, mengatakan bahwa pada tahun 2023, dari sekitar 3,6 juta warga Korea yang datang ke Vietnam, sekitar 40% (setara dengan 1,415 juta orang) mengunjungi Da Nang. Dan dalam 9 bulan pertama tahun 2024, sekitar 1,26 juta warga Korea mengunjungi kota ini. Diperkirakan total pertukaran bilateral kedua negara tahun ini akan mencapai sekitar 5,18 juta.
Oleh karena itu, kerja sama yang erat di bidang imigrasi dan kependudukan antara masyarakat kedua negara perlu dipertahankan dan ditingkatkan lebih lanjut. Konsulat Jenderal Korea di Da Nang akan terus berupaya meningkatkan kerja sama dan berbagi informasi dengan pelaku bisnis Korea dan organisasi terkait mengenai universitas-universitas unggulan di kawasan ini,” ujar Ibu Lim Bora.
Chi Tran
Komentar (0)