Selama pekerjaannya, Dr. Ngoc Cham memperhatikan bahwa teknisi elektroakupunktur sering menghabiskan banyak waktu untuk mengurai, menarik, mengamankan, dan merapikan kabel setelah setiap perawatan. Setiap mesin elektroakupunktur memiliki hingga 12 kabel dan penjepit konduktif. Dengan ratusan perawatan per hari, tugas-tugas yang tampaknya kecil ini menghabiskan banyak waktu dan tenaga.
![]() |
| Dokter An Thi Ngoc Cham memberikan bimbingan dan nasihat tentang perawatan kesehatan kepada pasien. |
Jaringan kabel yang kusut tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi staf medis , tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi pasien, mudah mengumpulkan debu dan bakteri, serta membuat ruang perawatan terlihat berantakan dan tidak profesional. Dari kenyataan ini, pertanyaan: "Mengapa, di era Industri 4.0, kita masih harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk menggulung kabel listrik secara manual?" mendorong Dr. Ngoc Cham untuk mencari jawabannya.
Gagasan untuk membuat gulungan kawat otomatis menggunakan pegas spiral secara bertahap mulai terbentuk. Dalam memulai penelitiannya, Dr. Ngoc Cham menetapkan persyaratan yang jelas: produk tersebut harus sederhana, berbiaya rendah, efektif, dan mudah diaplikasikan.
Dengan menggunakan benda-benda yang familiar seperti pita pengukur atau kabel daya yang dapat ditarik dari penanak nasi, ia meneliti prinsip torsi pegas, mekanisme roda gigi pengunci, dan kait untuk menahan kabel pada posisi yang diinginkan. Karena perangkat asing yang tersedia secara komersial mahal dan tidak cocok untuk mesin elektroakupunktur yang saat ini digunakan di Vietnam, ia memutuskan untuk merancang produknya sendiri menggunakan teknologi pencetakan 3D dengan plastik ABS berdaya tahan tinggi, yang cocok untuk lingkungan medis.
Setelah berbagai uji coba, alat penarik kabel otomatis akhirnya digunakan secara praktis di rumah sakit. Dengan pengoperasian yang sederhana, semua kabel secara otomatis kembali ke posisi semula, membuat area perawatan lebih luas dan rapi. Efektivitas inovasi ini dengan cepat terbukti. Setiap sesi perawatan akupunktur menghemat lebih dari 3 menit waktu operasi, setara dengan hampir 10 jam kerja per hari dengan sekitar 150 sesi perawatan. Waktu yang dihemat membantu teknisi mengurangi tekanan kerja, sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk merawat pasien dan melakukan penelitian profesional.
Selain menghemat waktu, kabel listrik yang terlindungi dalam kotak tertutup juga mengurangi tekukan, patahan, dan kerusakan, sehingga berkontribusi pada penghematan biaya material yang signifikan setiap tahunnya. Yang penting, setiap set peralatan ini tidak mahal tetapi memberikan manfaat jangka panjang. Menurut Dr. Ngoc Cham, nilai terbesar dari inisiatif ini adalah kontribusinya dalam menciptakan lingkungan perawatan yang lebih aman, lebih profesional, dan ramah pasien.
Berdasarkan efektivitas praktis tersebut, Dr. Ngoc Cham melanjutkan penelitian dan peningkatan produk, dengan fokus pada penggunaan bahan antibakteri yang lebih baik, bobot yang lebih ringan, dan integrasi sensor pintar. Ia juga berharap dapat membangun "perpustakaan desain 3D" sehingga rumah sakit di daerah terpencil dan pedesaan dapat secara proaktif memproduksi peralatan tersebut dengan biaya terjangkau.
Di tengah lingkungan kerja yang menuntut di korps medis militer, Dr. An Thi Ngoc Cham terus-menerus mengejar inisiatif inovatif yang berasal dari pengalaman praktis. Baginya, inovasi bukan tentang menciptakan prestasi pribadi, tetapi tentang meningkatkan efektivitas pengobatan dan memberikan perawatan pasien yang lebih baik setiap hari.
Sumber: https://www.qdnd.vn/y-te/benh-vien/gieo-sang-tao-tu-nhung-dieu-binh-di-1044018










