(CLO) Pada kesempatan Tahun Baru Imlek, 10 Februari (bertepatan dengan hari ke-13 bulan pertama kalender lunar Tahun Ular), masyarakat distrik Thach Ha (provinsi Ha Tinh ) dengan khidmat menyelenggarakan upacara peringatan ulang tahun ke-1302 Raja Mai Hac De di kuil di desa Mai Lam, komune Mai Phu. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat setempat untuk mengenang kontribusi raja yang heroik, membangkitkan kembali kebanggaan nasional, dan mempromosikan tradisi spiritual dan budaya.
Kuil Mai Hac De, yang dibangun pada tahun 2010 di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, adalah tempat ibadah dan ungkapan syukur kepada kaisar yang memimpin pemberontakan melawan kekuasaan Dinasti Tang. Pada tahun 2011, bangunan ini diklasifikasikan sebagai Peninggalan Sejarah dan Budaya tingkat Provinsi, dan menjadi destinasi spiritual dan budaya penting di provinsi Ha Tinh.
Upacara tersebut dilakukan dengan khidmat dan penuh hormat oleh para pemimpin lokal dan para tetua yang dihormati di komunitas tersebut.
Mai Hắc Đế, yang nama aslinya adalah Mai Thúc Loan, lahir di komune Mai Phụ, distrik Thạch Hà. Menyaksikan penderitaan rakyat di bawah kekuasaan asing, ia memimpin pemberontakan Hoan Châu pada tahun 713, membebaskan wilayah luas yang sekarang menjadi provinsi Nghệ An . Setelah kemenangan tersebut, ia diproklamasikan sebagai kaisar, mengambil nama pemerintahan Mai Hắc Đế. Namun, pada tahun 722, dinasti Tang menumpas pemberontakan tersebut. Terkepung, ia mundur ke hutan dan meninggal di sana pada tahun 723.
Persembahan (nasi ketan dengan ayam, kepala babi, banh chung (kue beras tradisional Vietnam), buah-buahan, sirih, dll.) disiapkan dengan teliti dan elegan oleh pihak berwenang dan masyarakat, dengan memastikan kebersihan dan keindahan.
Upacara peringatan Raja Mai Hac De diadakan sesuai dengan adat istiadat tradisional dengan partisipasi sejumlah besar penduduk setempat. Tujuh desa di komune Mai Phu mempersembahkan lebih dari 2.000 banh chung (kue beras tradisional Vietnam) bersama dengan banyak hidangan yang ditata dengan indah, mencerminkan karakteristik budaya yang khas dari penduduk pesisir. Upacara tersebut dilakukan dengan khidmat, sebagai ungkapan penghormatan dan rasa syukur kepada leluhur mereka.
Upacara peringatan Raja Mai di tahun Ular (2025) menghormati kontribusi leluhur kita, membangkitkan patriotisme dan semangat nasional, memenuhi kebutuhan budaya dan spiritual, serta mendorong persatuan dan pengabdian.
Setelah ritual upacara, para pemimpin distrik Thach Ha, bersama dengan perwakilan dari berbagai departemen, pejabat, anggota Partai, dan rakyat, mempersembahkan dupa di hadapan arwah raja yang gagah berani. Dalam suasana sakral, semua orang berdoa untuk perdamaian dan kemakmuran nasional, panen yang melimpah, pasokan ikan dan udang yang berlimpah dari laut, serta kehidupan yang hangat, bahagia, dan sejahtera.
Program utama untuk memperingati Raja Mai meliputi kegiatan-kegiatan sakral dan bermakna seperti: melakukan persembahan seremonial, pertunjukan gendang utama, upacara pengorbanan (peringatan utama), dan persembahan dupa dan bunga.
Penyelenggaraan upacara peringatan Raja Mai tidak hanya menandakan rasa terima kasih historis tetapi juga berkontribusi dalam mendidik masyarakat tentang tradisi "minum air, mengingat sumbernya," dan menumbuhkan kebanggaan nasional. Ini juga merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati nilai-nilai spiritual dan budaya, menciptakan semangat positif dan antusias, mendorong kerja dan produksi, serta berkontribusi pada pembangunan daerah pedesaan baru di awal musim semi.
Para tamu, delegasi yang mempersembahkan dupa, dan rakyat dengan penuh hormat memberi penghormatan dan berdoa untuk perdamaian dan kemakmuran nasional, kesehatan yang baik, panen yang melimpah, laut yang tenang, dan pemberantasan penyakit.
Upacara peringatan Raja Mai Hac De bukan hanya peristiwa penting bagi masyarakat Thach Ha, tetapi juga tradisi budaya yang berharga di provinsi Ha Tinh. Melestarikan dan mempromosikan nilai situs dan upacara bersejarah ini berkontribusi pada pemeliharaan identitas nasional dan sekaligus mempromosikan citra tanah air kepada wisatawan dari dekat dan jauh.
Sumber: https://www.congluan.vn/le-gio-vua-mai-hac-de-gin-giu-truyen-thong-ton-vinh-lich-su-post333832.html






Komentar (0)