Kantor bergerak
Dahulu, orang lebih menyukai cara tradisional menikmati kopi, yaitu mencari tempat untuk mengobrol dan bersantai bersama teman. Namun, saat ini kebutuhan konsumen, terutama di kalangan anak muda, telah berubah.
Selain menikmati secangkir kopi yang lezat, banyak orang juga ingin menemukan tempat di mana mereka dapat bekerja, belajar, dan berkreasi. Oleh karena itu, tren anak muda yang pergi ke kafe untuk bekerja semakin meningkat, mengubah tempat-tempat ini menjadi "kantor bergerak".
Ibu Cao Thi Hoang Anh (lahir tahun 1999, berdomisili di Kelurahan 4, Kota Tan An, Provinsi Long An ) adalah seorang pekerja lepas. Ia sering bekerja dari rumah untuk tugas-tugas yang membutuhkan banyak dokumen dan peralatan teknologi agar mudah diatur dan menghindari kesalahan. Selain itu, ia menghabiskan 2-3 jam setiap hari di kafe kantor untuk menangani pekerjaan melalui Google Drive, menghadiri rapat daring, dan berkomunikasi dengan klien.
Ibu Hoang Anh berbagi: “Saya sering pergi ke kafe untuk mengubah suasana, meningkatkan konsentrasi, mendapatkan inspirasi kreatif, dan meningkatkan efisiensi kerja. Suasana kafe dengan pencahayaan lembut dan musik yang menenangkan juga membantu saya merasa lebih rileks dan tidak terlalu stres saat bekerja.”
Ibu Cao Thi Hoang Anh (Kelurahan 4, Kota Tan An) biasanya menghabiskan 2-3 jam setiap hari untuk bekerja di kedai kopi.
Dang Thi Nhu Huynh (lahir tahun 2002, tinggal di Kelurahan Tan Khanh , Kota Tan An) saat ini bekerja penuh waktu di sebuah perusahaan media dan hiburan, dan juga mengerjakan pekerjaan lepas lainnya untuk menambah penghasilannya. Karena sifat pekerjaannya yang membutuhkan pikiran terbuka dan kreativitas, Nhu Huynh biasanya menghabiskan sekitar 2-3 sore (biasanya saat makan siang) dalam seminggu untuk bekerja di kedai kopi.
“Lingkungan kedai kopi menawarkan suasana yang lebih nyaman dan fleksibel dibandingkan dengan ruang kerja kantor tetap. Dengan biaya 600.000-800.000 VND per bulan, menurut saya cukup masuk akal karena efisiensi kerja saya meningkat, dan sebagai hasilnya, penghasilan saya lebih stabil. Bekerja di kedai kopi terkadang juga memberi saya kesempatan untuk bertemu orang-orang dengan minat yang sama atau bekerja di bidang yang serupa, sehingga memperluas jaringan saya dan belajar dari pengalaman mereka,” ujar Như Huỳnh.
Renovasi ruang kerja Anda.
Kombinasi elemen spasial, minuman, makanan, dan akses internet telah mendorong kaum muda untuk memilih kedai kopi bergaya kantor dibandingkan tempat lain seperti kafe tradisional, perpustakaan, atau bekerja dari rumah.
Ibu Tran Thi Bich Hanh (lahir tahun 1998, berdomisili di Kelurahan Nam Dong, Distrik Dong Da, Hanoi ) saat ini bekerja sebagai editor konten di sebuah agensi ternama.
Tergantung pada beban kerja dan suasana hatinya, Ibu Hanh biasanya menghabiskan satu atau lebih sesi seminggu di kedai kopi. “Bekerja di sebuah agensi melibatkan komunikasi terus-menerus dengan kolega dan klien, jadi ruang kerja terkadang bisa berisik. Biasanya, perusahaan memiliki stasiun kerja dan ruang rapat khusus untuk komunikasi dengan klien dan pemecahan masalah. Tetapi sesekali, saya ingin perubahan lingkungan untuk menghilangkan stres dan memaksimalkan pekerjaan saya. Pada saat-saat itu, saya sering memilih untuk pergi ke kedai kopi,” Ibu Hanh menjelaskan alasannya memilih kopi kantor.
Di luar jam kerja, Ibu Tran Thi Bich Hanh (Kelurahan Nam Dong, Distrik Dong Da, Hanoi) memilih untuk pergi ke kafe bergaya kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Sifat pekerjaannya juga mengharuskan Ibu Hanh untuk berkonsentrasi secara intens, menghabiskan 1-2 jam untuk meninjau dan mengedit artikel dari para kolaborator. Pergi ke kedai kopi membantunya untuk lebih fokus, dan memungkinkannya untuk berkomunikasi lebih bebas dengan para kolaborator. Ibu Hanh biasanya memilih kafe kecil dengan dekorasi sederhana yang pelanggannya sebagian besar adalah pekerja kantoran, mahasiswa, dan pelajar universitas. "Saya juga memilih kafe yang harga minumannya berkisar antara 30.000 hingga 50.000 VND karena sesuai dengan anggaran saya," kata Ibu Hanh.
Bapak Nguyen Vo Gia Cat (pemilik jaringan kedai kopi terkenal di Long An) mengatakan bahwa pelanggan tetapnya biasanya adalah orang-orang yang datang bekerja atau mahasiswa yang datang untuk belajar. Oleh karena itu, ia fokus menciptakan lingkungan yang luas dengan banyak tanaman hijau dan memutar musik instrumental yang lembut untuk membantu pelanggan berkonsentrasi. Selain kopi, menu juga menawarkan berbagai hidangan sehat dan kue-kue. Di masa mendatang, ia berencana untuk mendesain rak buku tambahan untuk menyediakan buku-buku bermanfaat bagi pelanggan.
Kedai kopi di kantor tidak hanya menyediakan ruang yang tenang dan nyaman untuk bekerja, tetapi juga berfungsi sebagai tempat bagi orang-orang untuk terhubung dan membantu kaum muda menyeimbangkan kehidupan mereka.
Ngoc Han - Hoang Lan
Sumber: https://baolongan.vn/gioi-tre-va-xu-huong-ca-phe-van-phong-a183820.html







Komentar (0)