Nyanyian tradisional dan permainan kecapi Tinh merupakan bentuk seni tradisional unik yang terkait erat dengan kehidupan budaya kelompok etnis Tay khususnya, serta kelompok etnis minoritas lainnya pada umumnya. Pada Mei 2017, klub nyanyian tradisional dan permainan kecapi Tinh di komune Trang Luong, kota Dong Trieu, didirikan untuk berkontribusi dalam memelihara dan melestarikan nilai-nilai budaya dan seni yang khas di daerah tersebut, serta untuk berfungsi sebagai jembatan untuk mendekatkan nyanyian tradisional dan permainan kecapi Tinh kepada khalayak yang lebih luas.
Sebagai seseorang yang menghargai warisan seni tradisional bangsanya, Bapak Vi Van Tinh dari desa Trung Luong telah lama prihatin tentang bagaimana melestarikan, memelihara, dan mewariskan seni menyanyi Then dan memainkan Dan Tinh kepada generasi mendatang. Bersama dengan banyak tokoh terkemuka lainnya dalam seni menyanyi Then dan memainkan Dan Tinh di desa tersebut, Bapak Tinh dengan berani mengusulkan ide dan berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk mendirikan sebuah klub. Dengan dukungan antusias dari Komite Rakyat desa dan masyarakat umum, klub seni menyanyi Then dan memainkan Dan Tinh secara resmi didirikan pada tahun 2017.
Bapak Vi Van Tinh, ketua klub, berbagi: "Sejak didirikan, jumlah anggotanya selalu sekitar beberapa lusin. Pada puncaknya, ada 40 orang. Saat ini, ada 25 orang. Anggota tertua hampir berusia 60 tahun, dan yang termuda berusia lebih dari 30 tahun. Seminggu sekali, pada akhir pekan, klub mengadakan pertemuan. Kami berlatih memainkan alat musik dan bernyanyi bersama. Di sini, anggota muda dan baru diajari oleh anggota yang berpengalaman mulai dari hal-hal paling mendasar seperti cara memegang alat musik, memilih kunci yang tepat, menyetel senar, hingga cara menggunakan hiasan vokal, melodi lagu, dan cara tampil di atas panggung..."
Selain kegiatan rutin, pada kesempatan-kesempatan ketika daerah tersebut mengadakan acara besar seperti festival etnis, festival seni desa dan lingkungan, atau kompetisi pertunjukan seni amatir, anggota klub mendiskusikan rencana dan menyelenggarakan sesi latihan tambahan yang direncanakan dengan cermat. Kegiatan ini menarik banyak penduduk setempat, terutama generasi muda, yang berpartisipasi dengan antusias.
Ibu Vi Thi Ngoc, lahir tahun 1993, mengatakan: “Saat ini, saya belum begitu mahir memainkan alat musik dan bernyanyi, tetapi saya berlatih dengan tekun untuk mengasah keterampilan saya, memupuk hasrat saya, dan berlatih untuk mewariskan kepada generasi berikutnya. Karena banyak pengrajin yang sudah lanjut usia dan kesehatan mereka tidak sekuat dulu, kami merasa bertanggung jawab untuk melestarikan dan melindungi seni tradisional unik bangsa kita.”
Menurut Ibu Lai Thi Men, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Trang Luong, Trang Luong adalah komune pegunungan dengan 70% penduduknya merupakan etnis minoritas, di mana kelompok etnis Tay menyumbang sekitar 40%. Nyanyian Then dan permainan kecapi Tinh dari kelompok etnis Tay adalah bentuk seni rakyat unik yang telah erat kaitannya dengan kehidupan kelompok etnis ini selama beberapa generasi. Ini adalah kombinasi harmonis dan khas dari musik kecapi Tinh, lirik, dan pertunjukan; mencerminkan esensi budaya ribuan tahun kelompok etnis tersebut dan karakteristik unik etnis minoritas di wilayah pegunungan utara.
Untuk mencegah kemerosotannya, pelestarian dan promosi nilai-nilai tradisional dari bentuk seni ini sangat penting bagi komune Trang Luong. Pengembangan model klub menyanyi Then dan memainkan Dan Tinh secara bertahap mendekatkan bentuk seni ini dengan kehidupan masyarakat, sehingga mendorong pembangunan ekonomi yang terkait dengan pariwisata di daerah tersebut. Oleh karena itu, segera setelah klub mulai beroperasi, para pejabat budaya komune mengunjungi setiap rumah, menanamkan rasa bangga dan menghubungkan individu-individu kunci yang mencintai kegiatan budaya dan seni. Pada saat yang sama, bekerja sama dengan pemerintah kota dan Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, mereka menyelenggarakan kelas, mengundang para pengrajin untuk mengajarkan menyanyi Then dan memainkan Dan Tinh kepada masyarakat, sehingga memelihara dan mendidik generasi muda tentang identitas budaya masyarakat etnis Tay di komune Trang Luong.
“Dalam waktu mendatang, pemerintah daerah akan terus meminta semua tingkatan pemerintahan untuk menciptakan kondisi agar dapat membuka kelas pengajaran menyanyi Then dan memainkan kecapi Tinh, serta mempelajari bahasa etnis Tay bagi siswa di daerah tersebut. Melalui ini, kami akan berkontribusi pada pelestarian dan promosi nilai-nilai budaya unik masyarakat etnis minoritas di komune Trang Luong secara berkelanjutan,” kata Ibu Men.
Hoang Anh
Sumber






Komentar (0)