Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Melestarikan lingkungan pariwisata kota

Untuk mempertahankan wisatawan, selain produk wisata yang beragam dan selalu diperbarui, destinasi wisata juga membutuhkan lingkungan wisata yang aman dan ramah.

Báo Đà NẵngBáo Đà Nẵng29/07/2025

24-7-kiem-tra.jpg

Pihak berwenang memeriksa dan mengingatkan para pedagang kaki lima di sepanjang rute yang sering dilalui wisatawan . Foto: NH

Baru-baru ini, beberapa situs media sosial melaporkan tentang sekelompok enam turis Laos yang membeli makanan ringan di warung makan di Jalan Duong Dinh Nghe (Kelurahan An Hai) dan dikenakan biaya 760.000 VND. Merasa harga terlalu tinggi, para turis mempertanyakan hal tersebut kepada pemandu wisata Vietnam mereka, yang kemudian berbicara dengan penjual dan menerima kembali 200.000 VND. Namun, setelah melihat bahwa para turis harus membayar 560.000 VND untuk makanan yang terdiri dari empat tusuk sate gurita, dua tusuk sate okra, satu porsi ceker ayam, dan tiga sosis, pemandu wisata tersebut menjadi marah dan memposting tentang kejadian itu di media sosial.

Insiden tersebut tersebar luas di media sosial, dan berdampak signifikan pada citra kota sebagai destinasi wisata yang selama ini berusaha dibangun.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak berwenang setempat turun tangan, memeriksa area tempat para pedagang diduga menaikkan harga secara berlebihan kepada wisatawan Laos dan memanggil para pedagang ke kantor kelurahan untuk dimintai keterangan. Kelurahan An Hai mengeluarkan denda administratif sebesar 750.000 VND atas pelanggaran pedagang berupa "gagal menampilkan harga di lokasi yang diwajibkan sebagaimana diatur dalam undang-undang."

Menyusul insiden tersebut, satuan penegak peraturan perkotaan distrik An Hai meningkatkan upaya inspeksi dan penegakan hukum untuk mengatasi masalah ketertiban perkotaan, menanggapi keluhan masyarakat tentang banyaknya bisnis yang melanggar trotoar dan jalan setapak pejalan kaki untuk berdagang di area pasar malam Son Tra (jalan Mai Hac De dan Ly Nam De), dan rute wisata utama lainnya seperti Nguyen Cong Tru, Ho Nghinh, dan Ha Bong.

Perlu dicatat, di daerah dengan konsentrasi wisatawan yang tinggi, kota tersebut telah memasang rambu-rambu yang melarang penjualan di jalanan dan menawarkan barang/jasa kepada pelanggan, tetapi praktik ini masih terjadi di beberapa jalan.

Bukan suatu kebetulan bahwa selama puncak musim panas baru-baru ini (saat Festival Kembang Api Internasional Da Nang 2025), jumlah pengunjung yang dilayani oleh tempat akomodasi wisata Da Nang mencapai hampir 1,88 juta, meningkat 26% dibandingkan dengan musim DIFF 2024 (dari 8 Juni hingga 13 Juli 2024), termasuk hampir 770.000 pengunjung internasional dan hampir 1,11 juta pengunjung domestik.

Ini adalah hasil dari upaya pemerintah kota, industri pariwisata, dan komunitas bisnis dalam terus menyelenggarakan acara dan festival domestik dan internasional untuk menarik wisatawan.

Namun, agar Da Nang menjadi destinasi wisata yang menarik, selain pemerintah kota dan pelaku bisnis pariwisata, kerja sama dari masyarakat setempat juga sangat dibutuhkan. Membagikan citra positif tentang masyarakat dan lingkungan destinasi wisata merupakan cara efektif untuk mengundang dan menarik pengunjung.

Oleh karena itu, selain upaya penelitian, perluasan pasar wisata domestik dan internasional, serta pengembangan produk wisata baru, industri pariwisata perlu terus menerapkan langkah-langkah untuk memastikan lingkungan wisata yang aman; mencegah pelecehan dan penawaran jasa kepada wisatawan, dan lain sebagainya.

Dan yang terpenting, setiap warga negara, pemilik usaha kecil, dan penyedia jasa harus selalu sadar akan pentingnya melestarikan destinasi wisata, dengan menganggap diri mereka sebagai duta pariwisata; hanya dengan demikian pariwisata Da Nang dapat berkembang secara berkelanjutan.


Sumber: https://baodanang.vn/giu-moi-truong-du-lich-thanh-pho-3298157.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Seru

Seru

Gadis kecil yang menjual bunga lotus

Gadis kecil yang menjual bunga lotus

IDOLA SAYA

IDOLA SAYA