Di desa Chuon Ngo, pengrajin Nguyen Thanh Tuan adalah salah satu praktisi kerajinan tatahan mutiara tradisional yang paling lama berkecimpung di bidang ini. Ia mulai mempelajari keahlian ini sejak masih bersekolah. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, ia telah berkontribusi bersama pengrajin lain untuk memperkenalkan produk-produk desa kepada khalayak yang lebih luas.

Menurut Bapak Tuan, menyelesaikan produk tatahan mutiara membutuhkan banyak langkah yang teliti. Mulai dari desain awal, pengrajin menggergaji potongan-potongan cangkang kerang dan cangkang tiram menjadi detail pola kecil, kemudian mengukir kayu hingga kedalaman yang cukup untuk menata pola tersebut. Setelah merekatkannya dengan lem khusus, permukaan produk selanjutnya diampelas, dipoles, dan diberi detail untuk menyempurnakan garis-garisnya. Dari bahan-bahan sederhana, tangan terampil pengrajin menciptakan lukisan yang hidup dan produk yang indah.

Produk tatahan mutiara karya para perajin dari desa kerajinan Chuôn Ngọ.

Pengrajin Nguyen Thanh Tuan secara proaktif mencari arah pengembangan baru, memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk memperkenalkan proses kerajinannya, berbagi teknik tatahan mutiara yang canggih, dan mempromosikan produk desa kepada khalayak yang lebih luas. Video yang merinci setiap langkah membantu pemirsa lebih memahami ketelitian kerajinan tatahan mutiara, berkontribusi pada perubahan persepsi banyak pelanggan tentang nilai produk seni buatan tangan. Di luar promosi, pengrajin Nguyen Thanh Tuan juga berupaya untuk berinovasi dalam produk tatahan mutiaranya. Ia adalah salah satu pelopor dalam menciptakan tatahan potret realistis, sebuah teknik yang membutuhkan ketelitian tinggi dalam bentuk dan pencahayaan untuk menangkap esensi subjek.

Kerajinan tatahan mutiara membutuhkan kesabaran dan ketelitian yang tinggi, dengan sebagian besar proses masih dilakukan secara manual. Para peserta magang biasanya membutuhkan pelatihan selama 3-4 tahun sebelum dapat memulai kerajinan ini. Dalam perjalanan melestarikan dan menghidupkan kembali kerajinan tatahan mutiara di desa Chuôn Ngọ, kaum muda secara bertahap menjadi jembatan penting, berkontribusi dalam menghubungkan nilai-nilai tradisional dengan kehidupan modern. Di antara mereka, wanita muda Nguyễn Thị Minh Châu menghadirkan desain tatahan mutiara minimalis, yang sesuai dengan selera kaum muda. Saat ini, pasar aksesoris dan perhiasan produksi massal dibanjiri produk industri murah, sehingga industri kerajinan tradisional juga menghadapi tekanan persaingan yang cukup besar. Dalam tahap desain, Nguyễn Thị Minh Châu selalu fokus pada menciptakan ciri khas unik untuk setiap produk. Proses pembuatan dilakukan oleh para pengrajin dengan pengalaman bertahun-tahun di bidangnya.

Lebih jauh lagi, Nguyen Thi Minh Chau dan rekan-rekannya berfokus pada menceritakan kisah desa kerajinan, berbagi proses pembuatan kerajinan, dan menyebarkan nilai-nilai budaya kepada khalayak yang lebih luas. Yang perlu diperhatikan, produk-produknya ditujukan untuk konsumen domestik, bukan hanya wisatawan internasional. Menurut Nguyen Thi Minh Chau, ketika pasar domestik menerima produk-produk desa kerajinan, itu adalah cara paling praktis untuk mempertahankan mata pencaharian para pengrajin dan mencegah kerajinan tradisional tersebut punah.

    Sumber: https://www.qdnd.vn/van-hoa/doi-song/giu-nghe-kham-trai-bang-san-pham-sang-tao-1039959