Google mentransformasi Gmail dengan AI, menjawab setiap pertanyaan secara instan.
Google baru saja menambahkan Gmail Live dengan integrasi Gemini AI, yang memungkinkan pengguna untuk langsung mengajukan pertanyaan melalui suara atau teks untuk menemukan email dengan sangat cepat.
Báo Khoa học và Đời sống•24/05/2026
Google terus maju dalam persaingan kecerdasan buatan dengan secara resmi mengumumkan Gmail Live di acara Google I/O 2026, mengubah Gmail dari aplikasi email biasa menjadi "asisten AI" yang dapat mengobrol langsung dengan pengguna untuk mendapatkan informasi hanya melalui pertanyaan-pertanyaan alami. Fitur paling menonjol dari Gmail Live adalah pengguna tidak perlu lagi mengingat baris subjek yang tepat, nama pengirim, atau mengetik serangkaian kata kunci seperti sebelumnya. Sebagai gantinya, mereka cukup bertanya langsung melalui suara atau teks tentang apa yang perlu mereka cari, seperti waktu keberangkatan penerbangan, janji temu dokter gigi, atau kode kamar Airbnb, dan sistem akan secara otomatis menganalisis dan memberikan hasil yang relevan. Fitur baru ini, yang dibangun di atas platform Gemini, memungkinkan Gmail untuk memahami konteks percakapan, mengingat pertanyaan sebelumnya, dan merespons secara fleksibel dengan cara yang mirip dengan mengobrol dengan asisten pribadi yang cerdas, bukan mesin pencari email tradisional.
Selama presentasi pers, perwakilan Google mendemonstrasikan bahwa Gmail Live dapat menangani beberapa topik berurutan, seperti informasi penerbangan ke Detroit, jadwal perjalanan sekolah, atau data hotel, tanpa mengharuskan pengguna untuk memasukkan kembali seluruh konteks, sehingga proses pencarian informasi di dalam kotak masuk menjadi jauh lebih alami. Menurut Google, Gmail Live juga dilatih untuk memahami nuansa linguistik yang kompleks, seperti membedakan antara "field trip" dan "trip," dan mampu menyimpulkan orang atau objek yang dimaksud pengguna bahkan tanpa menyebutkan nama mereka secara spesifik dalam pertanyaan. Meskipun memiliki integrasi AI yang canggih, Google mengatakan Gmail Live tidak akan sepenuhnya menggantikan pencarian email tradisional, tetapi hanya akan berfungsi sebagai opsi tambahan. Langkah ini dipandang sebagai pelajaran yang dipetik setelah reaksi negatif pengguna ketika Google Photos sebelumnya beralih sepenuhnya ke pencarian berbasis AI. Selain Gmail Live, Gmail juga menambahkan sejumlah fitur AI baru seperti draf email yang sudah ditulis sebelumnya untuk pengiriman cepat, akses file instan, dan kemampuan untuk menandai tugas sebagai selesai langsung di dalam antarmuka kotak masuk, sementara teknologi obrolan serupa juga akan muncul di aplikasi pencatat Google Keep. Sesuai rencana, Gmail Live akan dirilis pada akhir musim panas tahun ini dan awalnya hanya akan tersedia bagi pengguna yang berlangganan paket Google AI Ultra, sementara fitur AI Inbox sebelumnya akan diperluas ke Google AI Pro dan Plus untuk membantu lebih banyak pengguna mengakses pengalaman manajemen email berbasis AI dengan lebih mudah.
Komentar (0)