Mari kita bekerja sama untuk memperindah wajah desa-desa di pedesaan kita.
Di hari-hari musim panas yang terik, saat mengunjungi desa-desa di komune Yen Bai, kita dapat merasakan panasnya diredam oleh hijaunya gang-gang dan jalan-jalan desa. Jalan-jalan lebih bersih dan lebih luas; pepohonan dirawat dengan cermat; dan sebagian jalan dihiasi dengan bunga-bunga yang semarak, menciptakan lanskap pedesaan yang hidup. Transformasi ini berakar dari gerakan luas untuk membangun dan memelihara desa dan gang "Terang - Hijau - Bersih - Indah - Aman" di seluruh wilayah tersebut.

Di desa-desa seperti Mít Mái, Chóng, dan Phú Yên, kampanye kebersihan komunitas telah menjadi kegiatan yang lazim. Anggota perkumpulan perempuan dan penduduk desa menyapu jalan desa, membersihkan semak-semak, membersihkan saluran air yang tersumbat, merawat pohon, dan menanam bunga baru. Suasana kerja komunitas sangat hidup, dengan semua orang menganggap perlindungan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama mereka.
Aspek yang paling menggembirakan bukanlah hanya jalanan yang lebih bersih, tetapi juga perubahan kesadaran setiap warga. Banyak rumah tangga secara proaktif menjaga kebersihan di sekitar area tempat tinggal mereka, bekerja sama merawat petak bunga di sepanjang jalan, dan saling mengingatkan untuk melestarikan lanskap bersama.
Dari aksi-aksi kecil tersebut hingga partisipasi dalam "Green Sunday," gerakan ini secara bertahap menjadi mapan. Model-model seperti "Bagian Jalan yang Dikelola Sendiri oleh Perempuan" dan "Relawan Pemuda untuk Perlindungan Lingkungan" secara rutin dipertahankan, menciptakan efek domino positif di masyarakat.

Di Son Dong, tanggul di seberang Pagoda Ben di desa Tien Le kini ditutupi bunga-bunga berwarna-warni dan ruang hijau yang menyegarkan. Beberapa bulan yang lalu, area ini masih ditumbuhi gulma, dan lanskapnya tidak seragam. Pemerintah setempat memilih tanaman hijau dan bunga yang sesuai, mudah dirawat, memiliki potensi pertumbuhan yang baik, berkontribusi dalam melindungi lereng tanggul, mencegah erosi, dan menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan indah.
Pembangunan tanggul "Hijau - Bersih - Berbunga" bertujuan untuk memanfaatkan kekuatan gabungan seluruh sistem politik dan seluruh rakyat dalam perlindungan lingkungan, meningkatkan kesadaran akan menjaga kebersihan umum, dan membangun gaya hidup beradab. Selain itu, proyek ini berkontribusi pada implementasi kriteria lingkungan yang efektif dalam pembangunan kawasan pedesaan baru yang maju dan kawasan pedesaan baru percontohan di komune Son Dong.

Komune Son Dong juga telah mengembangkan banyak model seperti "Tanggul Berbunga Wanita," "Tanggul yang Dikelola Pemuda," "Seksi Tanggul yang Dikelola Sendiri oleh Wanita," "Minggu Hijau," dan lain-lain. Setiap organisasi dan kelompok bertanggung jawab atas tugas spesifik, yaitu memelihara dan merawat tanaman hijau serta membersihkan lingkungan secara teratur. Pendekatan ini membantu gerakan tersebut agar tidak bersifat sementara tetapi secara bertahap menjadi cara hidup di masyarakat.
Membangun gaya hidup beradab dan manajemen perkotaan modern.
Salah satu aspek penting dari gerakan "Terang - Hijau - Bersih - Indah" di Hanoi saat ini adalah bahwa banyak daerah telah memperluas cakupan gerakan tersebut, menghubungkan mempercantik lanskap dengan membangun gaya hidup beradab dan manajemen perkotaan modern.
Di komune Xuan Mai, model "Jalan Beradab" sedang diujicobakan di dua jalan utama. Pemerintah setempat berfokus pada peningkatan infrastruktur, penataan ketertiban kota, pemasangan sistem penerangan jalan, kamera pengawasan, dan penambahan tempat sampah umum dua kompartemen untuk memilah sampah.

Para pelaku bisnis didorong untuk menandatangani komitmen untuk mematuhi peraturan tentang penggunaan trotoar, memastikan kebersihan lingkungan dan keamanan pangan. Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah membantu pendaftaran rekening bank, pembuatan kode QR, dan panduan tentang pembayaran elektronik, dengan tujuan membangun lingkungan bisnis yang beradab dan modern.
Tujuan dari model ini adalah untuk mengubah lanskap perkotaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Ketika lanskap diperbaiki secara komprehensif, masyarakat juga menjadi lebih sadar akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup dan membangun cara hidup yang beradab.
Di Hat Mon, gerakan "Terang - Hijau - Bersih - Indah - Aman" telah memberikan dampak dengan banyak model praktis seperti "Taman bunga komunitas - taman bermain hijau", "Rumah kaca - mengubah sampah menjadi uang", "Tukar sampah dengan pohon hijau", "Bagian jalan yang dihiasi mural", "Kamera keamanan - penerangan yang aman"...
Model-model ini berkontribusi untuk memperkuat ikatan komunitas dan menumbuhkan kesadaran diri dalam perlindungan lingkungan. Banyak warga, yang awalnya berpartisipasi sebagai bagian dari sebuah gerakan, telah mengembangkan kebiasaan melestarikan lanskap bersama.

Pihak berwenang setempat juga menyelenggarakan kampanye kebersihan umum setiap Sabtu pagi, menugaskan petugas untuk bertanggung jawab atas setiap area, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pemilahan sampah dan pembuangan sampah yang tepat.
Di komune Thanh Oai, gerakan emulasi "Terang - Hijau - Bersih - Indah" diimplementasikan secara komprehensif dengan tujuan partisipasi 100% dari desa dan kawasan permukiman. Kegiatan seperti pembersihan umum akhir pekan, mempercantik lanskap, penghapusan iklan ilegal, dan pemilahan sampah di sumbernya dikonkretkan dengan rencana yang jelas untuk setiap tahapnya.
Banyak kecamatan dan wilayah lain di Hanoi juga telah memasukkan perlindungan lingkungan ke dalam peraturan dan konvensi komunitas mereka; dan membentuk kelompok pemerintahan mandiri untuk menjaga ketertiban dan memantau pelaksanaannya.
Namun, di samping perubahan positif ini, beberapa daerah masih mengalami masalah seperti pembuangan sampah sembarangan, iklan ilegal, kabel dan kawat listrik yang berantakan, serta penguasaan lahan secara ilegal di jalan dan trotoar, yang memengaruhi estetika perkotaan.
Hal ini menunjukkan bahwa perjalanan membangun lingkungan hidup yang beradab membutuhkan ketekunan dan upaya kolektif seluruh masyarakat. Yang terpenting, perlu menumbuhkan kesadaran diri dalam melestarikan lingkungan di dalam setiap keluarga dan setiap kawasan tempat tinggal.
Pada tahun 2026, tujuannya adalah agar 100% komune dan kelurahan secara rutin menerapkan program ini; menciptakan perubahan signifikan dalam lanskap lingkungan; mempromosikan peran utama masyarakat; dan membangun model teladan yang dapat direplikasi di seluruh kota.
Wakil Direktur Dinas Kebudayaan dan Olahraga Hanoi, Pham Xuan Tai, menekankan bahwa gerakan ini akan dilaksanakan secara praktis dan berkelanjutan, dengan peta jalan yang jelas dan hasil yang terukur secara spesifik. "Hasil nyata dan kepuasan masyarakat harus menjadi tolok ukur," tegasnya.
Ketika setiap warga negara memberikan kontribusi tanggung jawabnya masing-masing, jalan-jalan pedesaan akan menjadi lebih hijau, dan gang-gang kecil akan lebih bersih dan indah. Dan dari upaya kolektif ini, penampilan pedesaan Hanoi secara bertahap berubah menuju arah yang lebih beradab, modern, dan berkelanjutan.
Sumber: https://hanoimoi.vn/gop-suc-chung-tay-de-xanh-ngo-dep-lang-975875.html








Komentar (0)