Dalam suasana khidmat, para delegasi, biksu, biarawati, dan pengikut Buddha meninjau makna sakral hari kelahiran Buddha Shakyamuni dan melakukan ritual tradisional musim kelahiran Buddha.
Pada upacara tersebut, Yang Mulia Thich Bao Nghiem - Wakil Ketua Dewan Eksekutif, Kepala Komite Penyebaran Pusat, dan Kepala Dewan Eksekutif Asosiasi Buddhis Vietnam di Hanoi - membacakan Pesan Ulang Tahun Buddha untuk tahun 2570 kalender Buddhis dari Patriark Agung Asosiasi Buddhis Vietnam.

Pesan tersebut menekankan konteks dunia yang berubah dengan cepat, dengan dampak mendalam pada kehidupan manusia secara global. Dalam konteks ini, nilai-nilai welas asih dan kebijaksanaan dalam ajaran Buddha terus menjadi landasan penting untuk membangun perdamaian, memperkuat persatuan, dan bergerak menuju pembangunan berkelanjutan.
Melalui perayaan Hari Lahir Buddha tahun ini, Sangha Buddha Vietnam menyerukan kepada para biksu, biksuni, dan umat Buddha di seluruh negeri untuk terus menjunjung tinggi tradisi patriotik, menjalani "kehidupan yang baik dan keyakinan yang indah," berpartisipasi aktif dalam membangun persatuan nasional; mendampingi Partai dan Negara dalam pembangunan sosial-ekonomi, perlindungan lingkungan, transformasi digital, menjamin keamanan sosial, dan berkontribusi dalam menjaga kedaulatan nasional.
Gereja juga mendorong setiap umat Buddha untuk menumbuhkan semangat pelayanan kepada umat manusia, menerapkan ajaran welas asih dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari, berkontribusi dalam membangun keluarga bahagia dan masyarakat yang damai, serta menyebarkan nilai-nilai moral di masyarakat.
Dalam pidatonya di acara tersebut, Bapak Nguyen Sy Truong, Direktur Departemen Etnis Minoritas dan Agama Kota Hanoi, mengakui dan sangat mengapresiasi kontribusi Asosiasi Buddha Vietnam Kota Hanoi terhadap pembangunan ibu kota dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Bapak Nguyen Sy Truong, para biksu, biarawati, dan pengikut Buddha di Hanoi selalu aktif berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan dan amal, perlindungan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan berkontribusi dalam memperkuat persatuan nasional.
Dalam konteks tujuan Hanoi untuk membangun ibu kota yang "Berbudaya - Beradab - Modern - Bahagia", Buddhisme di ibu kota diharapkan terus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun gaya hidup perkotaan yang beradab, menyebarkan etika sosial, dan memperhatikan kelompok-kelompok rentan.
Sebagai bagian dari upacara besar tersebut, para delegasi, biksu, biarawati, dan pengikut Buddha melakukan ritual mempersembahkan dupa dan persembahan kepada Buddha, berdoa untuk perdamaian dan kemakmuran nasional, perdamaian dunia, serta upacara pemandian Buddha tradisional.
Pada kesempatan ini, Dewan Eksekutif Asosiasi Buddhis Vietnam Kota Hanoi menyerahkan 30 rekening tabungan, masing-masing senilai 5 juta VND, kepada siswa dan keluarga yang kurang mampu, sebagai kontribusi untuk menyebarkan semangat welas asih dan berbagi ajaran Buddha kepada masyarakat.
Ribuan biksu, biarawati, dan pengikut Buddha menghadiri Perayaan Hari Lahir Buddha Agung (kalender Buddha 2570) di Pagoda Bai Dinh.
Relik Buddha diarak mengelilingi pusat kota Hanoi pada tanggal 30 Mei.
Sebanyak 37 seniman berpartisipasi dalam pameran seni 'Lotus in Early Summer IX' dalam rangka perayaan Hari Lahir Buddha.
Upacara pemandian Buddha yang khidmat oleh masyarakat Khmer di Kota Ho Chi Minh selama Tahun Baru Chol Chnam Thmay.
Kata kunci:
Sumber: https://congluan.vn/ha-noi-long-trong-to-chuc-dai-le-phat-dan-phat-lich-2570-post348076.html







Komentar (0)