
Dinh Viet Tu diskors selama 3 pertandingan karena tidak mampu mengendalikan emosinya.
Kehilangan pemain ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada persaingan memperebutkan posisi 3 besar dan menghindari degradasi pada tahap krusial musim ini. Terutama, The Cong Viettel akan kehilangan dua pemain asing, Lucao dan Paulinho Curuá, untuk pertandingan melawan PVF-CAND karena mengumpulkan tiga kartu kuning.
Ketidakmampuan Lucao untuk berpartisipasi di putaran ke-24 juga berarti dia kehilangan kesempatan untuk menambah jumlah golnya dalam perebutan gelar "Pencetak Gol Terbanyak" V-League musim ini. Striker asal Brasil ini saat ini berada di peringkat kedua dengan 11 gol, terpaut 4 gol dari Alan dari Hanoi Police.
Selain itu, The Cong Viettel juga akan kehilangan bek Dinh Viet Tu. Pemain kelahiran 1992 ini menerima hukuman berat: larangan bermain tiga pertandingan di liga profesional dan denda 15 juta VND karena mengacungkan jari tengah kepada penggemar Nam Dinh selama pertandingan di Stadion Thien Truong pada putaran ke-23.

Lucao (nomor 9) dan Paulinho Curuá (nomor 14) juga akan absen dari V-League Putaran 24.
Viet Tu meniti karier dari akademi muda Nam Dinh dan mengabdikan bertahun-tahun untuk tim tersebut. Bergabung dengan The Cong Viettel mulai musim 2025-2026, pemain asal Nam Dinh ini menjadi figur kunci dalam skuad asuhan pelatih Velizar Popov.
Namun, rival langsung Viettel di putaran ke-24, PVF-CAND, juga mengalami kehilangan pemain akibat skorsing. Di tengah pertarungan sengit menghindari degradasi, Vo Anh Quan dan Nguyen Vu Tin tidak akan dapat bergabung dengan tim mereka untuk menghadapi tantangan berat di Stadion Hang Day pada pukul 19.15 WIB tanggal 22 Mei.
Pada putaran ke-24 V-League, Hanoi Police juga akan kehilangan bek kelahiran Vietnam, Cao Pendant Quang Vinh, dan pemain asing Rogerio karena mengumpulkan tiga kartu kuning. Kehilangan ini tidak signifikan bagi tim yang baru saja memenangkan gelar V-League tiga putaran lebih awal, dan juga memberikan kesempatan bagi pelatih Polking untuk merotasi skuad, menguji pemain muda, menjaga kebugaran pemain kunci, dan mempersiapkan diri untuk tujuan di masa mendatang.

Kepolisian Hanoi juga mengalami pengurangan personel pada putaran ke-24 karena penangguhan tugas.
Sebaliknya, Hong Linh Ha Tinh juga akan kehilangan Helerson dan Mai Sy Hoang karena skorsing. Kehilangan dua pemain kunci di lini pertahanan ini akan membuat tim dari daerah pegunungan tersebut berada dalam posisi yang kurang menguntungkan saat menghadapi lawan yang kuat di babak ini.
Sementara itu, Dong A Thanh Hoa mengalami kehilangan pemain yang signifikan karena Nguyen Ba Tien dan Doan Ngoc Ha sama-sama terkena sanksi larangan bermain. Dengan kekurangan pemain di saat mereka membutuhkan kemenangan lain untuk menghindari degradasi, tim Thanh Hoa diprediksi akan kesulitan mengumpulkan poin maksimal saat menjamu Hoang Anh Gia Lai di putaran ke-24.
Sanksi skorsing, jika dijatuhkan pada momen-momen krusial, dapat menciptakan titik balik besar baik dalam performa maupun moral. Tim-tim yang bersaing untuk memperebutkan posisi tiga besar atau berjuang menghindari degradasi terpaksa mempertimbangkan opsi alternatif dengan cermat jika mereka tidak ingin membayar harga yang mahal.
Sumber: https://nld.com.vn/hang-loạt-tru-cot-bi-treo-gio-o-vong-24-v-league-196260521132326943.htm







Komentar (0)