Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Hezbollah meluncurkan rudal yang menghantam pangkalan militer Israel.

VTC NewsVTC News20/11/2023


Menurut Times of Israel , sebuah video muncul di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) yang menunjukkan pangkalan Biranit milik Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Israel utara mengalami kerusakan parah setelah serangan rudal yang diduga dilakukan oleh Hizbullah dari Lebanon.

Video menunjukkan pangkalan Biranit Israel yang rusak parah setelah serangan rudal Hizbullah. (Sumber: X/manniefabian)

IDF mengkonfirmasi pada 20 November bahwa pangkalan Biranit terbakar setelah terkena rudal, tetapi tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.

Times of Israel menambahkan bahwa sirene serangan udara juga berbunyi di kota-kota utara Kiryat Shmona, Manara, dan Margaliot. Tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa atau kerusakan. Ada laporan tentang ledakan yang diyakini telah dicegat oleh sistem pertahanan rudal.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa pasukan bersenjata Hizbullah sedang mengintensifkan serangan terhadap wilayah Israel, sementara tentara Israel sedang melakukan serangan darat terhadap pasukan Hamas di Gaza.

"Sejak perang melawan Hamas dimulai, Hizbullah telah meluncurkan lebih dari 1.000 peluru ke sasaran Israel. Namun, mereka menderita kerugian yang jauh lebih besar. Kami memukul mundur unit artileri dan rudal mereka, dan menyerang fasilitas dan sasaran militer . Hizbullah membayar harga yang mahal setiap hari," tegas Gallant.

Media Lebanon melaporkan pada tanggal 18 November bahwa drone Israel menembakkan dua rudal ke tambang aluminium di provinsi Nabatieh, menyebabkan kebakaran besar di fasilitas tersebut.

Ini menandai pertama kalinya sejak perang musim panas berdarah tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah bahwa angkatan udara Israel melancarkan serangan udara terhadap fasilitas ekonomi jauh di dalam wilayah Lebanon, menandakan eskalasi baru yang mengkhawatirkan dalam konflik 40 hari antara Israel dan Hizbullah.

Baku tembak antara kedua pihak dimulai pada tanggal 8 Oktober, terutama menargetkan sasaran militer di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Selain pertempuran di Gaza dan bentrokan dengan Hizbullah di perbatasan Lebanon, Israel juga berkonflik dengan pasukan Houthi di Yaman.

Pada tanggal 19 November, pemberontak Houthi mengumumkan bahwa mereka telah merebut sebuah kapal kargo yang terkait dengan Israel di Laut Merah bagian selatan dan membawanya ke pelabuhan Yaman.

Israel mengkonfirmasi bahwa kapal kargo yang disita oleh Houthi dioperasikan oleh Inggris dan Jepang, dan memperingatkan bahwa insiden tersebut merupakan "tindakan terorisme" yang memiliki konsekuensi bagi keamanan maritim internasional.

Kelompok pemberontak Houthi mengklaim bahwa lebih dari 20 awak kapal ditawan oleh pasukan mereka. Sementara itu, Israel mengatakan awak kapal tersebut terdiri dari 25 orang.

Langkah Houthi ini terjadi setelah kelompok tersebut menyatakan solidaritasnya dengan rakyat Gaza melawan serangan Israel saat ini.

Tarian Bunga (Sumber: Times of Israel, Reuters)



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Tanah airku tercinta

Tanah airku tercinta

Fajar

Fajar

Peralatan Petani

Peralatan Petani