![]() |
Viktor Gyokeres telah mencetak 9 gol di semua kompetisi musim ini. |
Melawan Inter Milan, Gabriel Jesus menjadi bintang paling bersinar Arsenal dalam kemenangan 3-1 mereka pada 21 Januari. Striker asal Brasil itu mencetak dua gol dan dinobatkan sebagai "Pemain Terbaik Pertandingan". Namun, tendangan melengkung spektakuler Gyokeres dari luar kotak penalti juga menjadi sorotan lain dalam pertandingan tersebut.
Striker Swedia itu mencetak gol yang indah, dan ini bisa menandai titik balik penting baginya di Arsenal setelah berbulan-bulan mendapat kritik.
Football London berkomentar bahwa sejak bergabung dengan Arsenal, Gyokeres sering menerima kritik terkait jumlah golnya. Namun, gol melawan Inter adalah gol kesembilan Gyokeres untuk Arsenal musim ini di semua kompetisi (ditambah satu assist).
Angka ini memang tidak terlalu tinggi, tetapi jika mempertimbangkan musim pertama Gyokeres di Arsenal, dan dibandingkan dengan striker lain, hal ini mengungkapkan aspek yang berbeda.
Striker Swedia ini telah mencetak 5 gol di Liga Primer, 3 di Liga Champions, dan 1 di Piala Liga. Performa Gyokeres lebih unggul daripada Benjamin Sesko, yang hanya mencetak 4 gol di Liga Primer.
Pemain baru Liverpool, Alexander Isak, hanya mencetak 3 gol di semua kompetisi musim ini. Hugo Ekitike juga hanya berhasil mencetak 10 gol di semua kompetisi untuk Liverpool musim ini. Perlu diingat bahwa Ekitike, Sesko, dan Isak semuanya dibeli dengan harga lebih mahal daripada Gyokeres musim panas lalu.
![]() |
Gyokeres mencetak gol indah dengan tendangan melengkung, yang berkontribusi pada kemenangan Arsenal 3-1 atas Inter di laga tandang. |
Gyokeres direkrut Arsenal dengan biaya sekitar £60-70 juta (tergantung bonus), jauh lebih rendah daripada nilai Isak (lebih dari £130 juta) dan Šeško (sekitar £90 juta).
Oleh karena itu, terlalu dini dan tidak adil untuk menilai Gyokeres sebagai rekrutan yang tidak efektif bagi Arsenal. Musim masih panjang, dan bintang Swedia itu masih bisa memperbaiki rekornya.
Dan dalam konteks realitas, performanya tidak terlalu buruk. Ini baru musim pertama Gyokeres beradaptasi dengan intensitas dan kecepatan Liga Premier, liga paling menuntut di Eropa.
Gaya bermain Arsenal saat ini di bawah manajer Mikel Arteta juga menekankan penguasaan bola, tekanan tinggi, dan umpan kelompok kecil, yang mengharuskan para penyerang untuk lebih terlibat dalam permainan tim secara keseluruhan daripada hanya fokus pada penyelesaian akhir.
Gyokeres belum menjalani pramusim penuh bersama tim (bergabung di akhir musim panas 2025), sehingga ia memiliki waktu yang lebih singkat untuk membiasakan diri dengan sistem dan rekan setimnya. Meskipun demikian, ia telah menunjukkan peningkatan yang signifikan: kontrol bola, pergerakan tanpa bola, pressing, dan kemampuan penyelesaian yang beragam.
Dengan lebih banyak waktu, pemahaman yang lebih mendalam tentang sistem taktik, dan sinergi yang lebih baik dengan pemain seperti Martin Odegaard, Bukayo Saka, dan Declan Rice, Gyokeres benar-benar bisa membuat terobosan yang lebih besar di paruh kedua musim ini dan di musim-musim berikutnya.
Meskipun ia belum mencapai level eksplosif yang awalnya diharapkan, Gyokeres bermain cukup baik, terutama karena Arsenal terus berjaya di keempat kompetisi. Arsenal dan para penggemarnya memiliki alasan untuk optimis tentang perkembangan lebih lanjut dari striker Swedia tersebut.
Sumber: https://znews.vn/hieu-lam-ve-gyokeres-post1622136.html








Komentar (0)