Ada beberapa aturan dasar berpakaian pernikahan yang perlu Anda ketahui - Foto: GLS
Ada beberapa aturan dasar berpakaian pengantin yang perlu Anda ketahui, serta cara memilih pakaian yang tepat sehingga Anda tidak perlu terburu-buru berbelanja saat semua barang sudah ada di lemari Anda.
Pakaian dasi hitam
Pengantin, pengantin pria, dan tamu di pernikahan dasi hitam - Foto: Wedding Forward
Acara dasi hitam biasanya formal dan berlangsung di malam hari. Acara ini biasanya cukup sederhana untuk pria, terutama terdiri dari tuksedo gelap, kemeja putih, dan mungkin dasi kupu-kupu. Beberapa acara yang kurang formal hanya mengharuskan rompi dan dasi. Sepatu formal, seperti sepatu oxford, juga sesuai.
Bagi wanita, ada lebih banyak pilihan, tetapi kriteria terpenting adalah kerapian dan keanggunan. Ini bukan saatnya untuk mencoba tren terbaru atau paling berani. Pilih gaun yang panjangnya sampai ke lantai, atau setidaknya selutut. Gaun ini harus klasik, feminin, dan berwarna netral.
Anda bisa melengkapi penampilan dengan perhiasan mewah, tas genggam, dan sepatu hak tinggi. Bagi wanita, rambut bisa disanggul atau ditata jika dibiarkan terurai. Riasan mata smokey atau warna bibir yang berani juga cocok untuk acara dasi hitam.
Pakaian dasi putih
Busana formal dengan dasi putih cocok untuk pesta kelas atas - tangkapan layar Getty
Ini adalah pakaian pernikahan paling formal yang ada, setara dengan jamuan makan malam kenegaraan atau acara kerajaan.
Wanita harus mengenakan gaun malam formal sepanjang lantai, disertai perhiasan, sepatu hak tinggi, dan tas genggam yang elegan.
Pria harus mengenakan jas berekor, kemeja putih formal, rompi, dasi kupu-kupu, sarung tangan putih atau abu-abu dan sepatu formal, seperti sepatu derby atau oxford.
Pakaian koktail
Pakaian Koktail - Tangkapan Layar Getty
Tidak semua pernikahan mewajibkan dasi hitam. Pernikahan belakangan ini menjadi jauh lebih kasual, terutama sejak pandemi COVID-19. Dalam aturan berpakaian pernikahan, pakaian koktail berada di antara formal dan kasual. Pria dapat mengenakan setelan jas dengan atau tanpa dasi. Wanita mengenakan gaun koktail.
Untuk acara koktail, Anda tidak perlu bermain aman. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan garis leher yang berani, potongan, atau hiasan. Anda bisa mengenakan gaun terpisah, bukan gaun one-piece.
Dengan sepatu, Anda juga bisa bereksperimen dengan berbagai warna dan gaya. Perhiasan dan gaya rambut juga akan lebih bebas, unik, dan menonjol, tergantung kepribadian Anda.
Pakaian kasual
Pakaian Pesta Pernikahan Kasual - Foto: Jacqi Cole
Untuk acara yang lebih informal seperti pernikahan di taman, kenakan pakaian kasual. Pria dapat mengenakan kemeja dan celana panjang, atau untuk acara yang lebih santai, kemeja polo dan celana pendek.
Pakaian tanpa tali, baik gaun maupun rok, cocok untuk wanita. Namun, usahakan tetap sederhana agar tidak terlalu seksi. Kenakan gaun lurus dan sepatu datar atau sandal. Tata rambut dan riasan boleh netral, dan aksesori minimal. Kunci dari pakaian kasual adalah kenyamanan.
Kostum festival
Busana pesta pernikahan bergaya meriah - Foto: Erich Mcvey
Aturan berpakaian ini relatif baru dan akan membingungkan banyak tamu. Sederhananya, pakaian pesta memungkinkan Anda bersenang-senang dan merasa nyaman dengan penampilan Anda. Wanita dianjurkan untuk mengenakan pakaian cocktail yang menampilkan warna-warna berani, aksesori yang ceria, dan gaya yang unik. Pria sebaiknya mengenakan setelan jas bermotif atau berdesain, dan tampil mencolok dengan dasi berwarna cerah atau sapu tangan saku yang kreatif.
Kostum bertema
Untuk acara bertema, tamu harus berpakaian sesuai permintaan khusus dari pasangan. Hindari mengenakan pakaian yang tidak diminta secara sengaja agar terlihat mencolok, karena hal ini tidak pantas untuk acara bertema.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)