Dalam beberapa hari terakhir, kabar Pelatih Poking akan memimpin tim nasional Singapura telah menarik perhatian khusus dari para penggemar. Menurut media Singapura, Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) sedang mencari pengganti Pelatih Tsutomu Ogura – yang meninggalkan tim nasional pada bulan Juni.
Khususnya, dari sekitar 60 aplikasi yang diajukan, daftar kandidat dipersempit menjadi 15 nama, dan yang mengejutkan, Pelatih Polking muncul bersama nama-nama seperti Fabio Cannavaro atau Shin Tae Yong.

Pelatih Polking telah mencapai banyak keberhasilan di Asia Tenggara (Foto: CAHN).
Setelah rumor memimpin tim Singapura beredar, pelatih Klub Kepolisian Hanoi resmi angkat bicara: "Saya hanya tahu informasi di media. Saya sangat senang mengetahui bahwa Federasi Sepak Bola Singapura mengenal saya. Namun, saya masih terikat kontrak dengan Klub Kepolisian Hanoi dan memiliki hubungan baik dengan presiden. Saya hanya bisa bilang, jika suatu hari nanti presiden berkata: "Mano, sudah waktunya kamu pergi", maka saya akan pergi."
Dengan saham tersebut, Pelatih Polking menegaskan bahwa rumor di atas tidak berdasar, dan ia akan terus memimpin Klub Kepolisian Hanoi.
Selama hampir dua tahun bertugas, Bapak Polking telah menorehkan prestasi dengan membantu tim kepolisian memenangkan Piala Nasional 2024-25 dan menjadi runner-up Piala Klub Asia Tenggara 2025. Sebelumnya, beliau juga membantu tim Thailand memenangkan Piala AFF dua kali berturut-turut.
Musim ini, Klub Kepolisian Hanoi berpartisipasi dalam 5 turnamen sekaligus, dan peran Pelatih Polking menjadi semakin penting. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim kepolisian baru-baru ini mendatangkan banyak pemain berkualitas, baik domestik maupun asing, di mana dua pemain Vietnam yang bermain di luar negeri, Adou Minh dan Brandon Ly, menjadi sorotan utama.
Menurut jadwal, Kepolisian Hanoi akan memulai musim 2025-26 dengan pertandingan Piala Super Nasional melawan Klub Nam Dinh pada 9 Agustus.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/hlv-polking-len-tieng-sau-tin-don-dan-dat-doi-tuyen-singapore-20250803094852011.htm
Komentar (0)