Feyenoord baru saja mengkonfirmasi pemecatan manajer Robin van Persie, meskipun kontraknya masih tersisa satu tahun.
“Robin van Persie telah memberikan segalanya untuk klub selama 1,5 tahun terakhir. Dia pantas mendapatkan pengakuan karena berhasil finis di posisi kedua dalam musim yang sulit, sehingga membantu Feyenoord lolos ke Liga Champions. Itu jelas sangat penting,” kata Direktur Teknik Devy Rigaux.
“Kami melakukan analisis internal menyeluruh, meneliti perkembangan gaya bermain kami dan penurunan perolehan poin, baik di kompetisi Eropa maupun Eredivisie. Kesimpulannya adalah klub harus memulai musim depan dengan pelatih kepala baru,” tambah Rigaux.

Masa depan mantan bintangBelanda itu dipertanyakan setelah Rigaux dan Manajer Umum Robert Eenhoorn diangkat dua minggu sebelum pemecatan diumumkan. Kepemimpinan baru kemudian memperingatkan bahwa mereka akan melakukan tinjauan menyeluruh terhadap kinerja mantan striker Arsenal dan Man Utd tersebut.
Feyenoord mengakhiri musim dengan selisih 19 poin di belakang juara PSV Eindhoven . Tim asal Rotterdam ini bermain tidak konsisten sepanjang musim, dan manajer berusia 42 tahun itu dikritik karena sering mengubah susunan pemain, berselisih dengan para pemain, dan gagal menciptakan gaya bermain yang cukup meyakinkan.
Van Persie memulai karier bermainnya di Feyenoord sebelum meraih kesuksesan bersama Arsenal , Manchester United, dan tim nasional Belanda.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/hlv-robin-van-persie-bi-doi-bong-ha-lan-sa-thai-post780889.html








