Bertindaklah dengan segera, pertimbangkan semua skenario.
Dalam rangka melaksanakan Arahan No. 20/CT-TTg tanggal 18 Mei 2026 dari Perdana Menteri, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Rencana No. 910/KH-BYT tanggal 28 Mei 2026 untuk memastikan pelayanan medis dalam pemeriksaan. Rencana ini bertujuan untuk menjaga keamanan pangan, kebersihan lingkungan, secara proaktif mencegah dan mengendalikan penyakit, serta segera menangani keadaan darurat dan pemeriksaan medis yang mungkin timbul.

Kementerian Kesehatan telah menetapkan bahwa layanan kesehatan tidak hanya berlangsung selama hari-hari ujian resmi, tetapi harus mencakup seluruh proses peninjauan, pengajaran, dan pembelajaran bagi guru dan siswa di semua daerah. Untuk mencapai hal ini, upaya yang terkoordinasi dari pemerintah pusat hingga setiap dewan ujian daerah sangatlah penting.
Terkait pencegahan dan pengendalian penyakit serta sanitasi lingkungan, Kementerian Kesehatan mengarahkan Dinas Kesehatan di provinsi dan kota untuk memantau secara ketat wabah, secara proaktif mendeteksi wabah lokal sejak dini untuk mengendalikannya secara efektif. Tim respons cepat untuk pengendalian penyakit terus ditinjau, diperkuat, dan disiagakan sepanjang periode pemeriksaan. Selain itu, sumber air minum dan sanitasi lingkungan di sekitar lokasi pemeriksaan juga diperiksa secara ketat untuk mencegah risiko wabah penyakit dari lingkungan.
Keamanan dan kebersihan makanan – yang selalu menjadi kekhawatiran orang tua setiap musim ujian – juga telah diperketat. Departemen Keamanan Pangan, berkoordinasi dengan otoritas setempat, meningkatkan inspeksi dan melakukan pemeriksaan mendadak terhadap restoran, tempat makan, dan tempat layanan makanan yang melayani kandidat dan keluarga mereka di dekat lokasi dan area ujian. Pelanggaran peraturan akan ditindak tegas.
Yang perlu diperhatikan, Kementerian Kesehatan telah mengembangkan rencana tanggap cepat jika terjadi keracunan makanan. Ketika insiden terjadi, Departemen Keamanan Pangan akan bertindak sebagai badan koordinasi pusat, memobilisasi semua pihak terkait termasuk Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Keamanan Publik , Departemen Pencegahan Penyakit, Institut Nasional Pengujian Keamanan Pangan, bersama dengan sistem kesehatan setempat dan Pusat Pengendalian Racun di daerah tersebut untuk dengan cepat mengidentifikasi penyebabnya dan memberikan perawatan darurat tepat waktu kepada pasien.
Siapkan tempat tidur rumah sakit dan pastikan hak -hak para kandidat terpenuhi.
Sistem pemeriksaan dan pengobatan medis nasional telah disiagakan secara intensif. Semua fasilitas medis diharuskan untuk mengerahkan personel, peralatan, obat-obatan, dan kendaraan darurat dalam keadaan siaga. Secara khusus, rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan harus menyiapkan 5 hingga 10 tempat tidur khusus beserta obat-obatan penting untuk menerima dan menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan pemeriksaan.
Selain tugas profesionalnya, sektor kesehatan juga memberikan perhatian khusus pada hak pendidikan siswa. Fasilitas medis diinstruksikan untuk secara akurat dan cepat mengesahkan penyakit dan cedera bagi kandidat yang sayangnya mengalami kecelakaan atau jatuh sakit pada hari ujian. Ini merupakan dasar hukum penting bagi siswa untuk dipertimbangkan dalam kebijakan preferensial sesuai dengan peraturan ujian Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, untuk mencegah risiko kesehatan yang dapat memengaruhi masa depan kandidat.
Salah satu poin penting dalam persiapan tahun ini adalah koordinasi erat antar kementerian dan lembaga. Pada tanggal 4 Juni 2026, Wakil Menteri Kesehatan Tran Van Thuan menandatangani dan mengeluarkan Surat Resmi No. 4083/BYT-KCB kepada Kementerian Pertahanan Nasional dan Kementerian Keamanan Publik. Untuk secara proaktif mengatasi situasi yang tidak terduga, Kementerian Kesehatan dengan hormat meminta kerja sama dan dukungan dari kedua kementerian tersebut dalam mengembangkan rencana tanggap darurat untuk bencana kimia atau biologi dan serangan teroris, jika terjadi.
Setelah menerima peringatan, Kementerian Kesehatan akan segera memobilisasi rumah sakit dan fasilitas medis di daerah yang terdampak untuk berpartisipasi dalam upaya penyelamatan. Departemen Pemeriksaan Medis dan Manajemen Pengobatan akan bertindak sebagai unit tetap, bertanggung jawab untuk memantau, mengumpulkan informasi, dan memberikan saran tentang dokumen koordinasi antar kementerian.
Di tingkat lokal, peran utama berada di tangan Dinas Kesehatan provinsi dan kota. Selain membentuk tim pengendalian epidemi bergerak, Dinas Kesehatan akan berkoordinasi erat dengan Dinas Pendidikan dan Pelatihan untuk membentuk tim pengecekan silang guna meninjau kesiapan medis aktual di sekolah-sekolah.
Kementerian Kesehatan mewajibkan setiap daerah untuk menunjuk seorang petugas penghubung yang nama lengkap, nomor telepon, dan alamat emailnya dipublikasikan, serta untuk menyediakan layanan hotline 24/7 untuk berkomunikasi dengan dewan ujian setempat. Pelaporan harian dari Departemen Kesehatan dan rumah sakit tingkat pusat ke departemen khusus terkait akan memastikan bahwa perubahan sekecil apa pun ditangani secara efisien dan tegas.
Keterlibatan Kementerian Kesehatan yang bertanggung jawab, proaktif, dan komprehensif, bersama dengan dukungan Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Keamanan Publik, dan pemerintah daerah, membentuk "perisai" yang kokoh, memastikan bahwa Ujian Kelulusan SMA 2026 berlangsung dengan aman dan serius, menciptakan ketenangan pikiran sebaik mungkin bagi jutaan keluarga dan siswa di seluruh negeri.
Sumber: https://hanoimoi.vn/ho-tro-cham-care-health-thi-sinh-cho-ky-thi-1159787.html








