Harmoni dari Pegunungan dan Hutan adalah sebuah perjalanan untuk menemukan proses pembuatan seruling Hmong – sebuah kerajinan yang berakar kuat dalam budaya etnis tersebut. Melalui tangan terampil Bapak Giang A Khay di komune Sin Cheng, setiap seruling menghasilkan suara yang jernih dan merdu. Oleh karena itu, seruling Hmong bukan hanya sekadar alat musik, tetapi juga jiwa dari warisan budaya unik yang dilestarikan dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Báo Lào Cai•07/10/2025
Mulailah perjalanan untuk menemukan proses pembuatan khene (sejenis harmonika bambu), di mana setiap langkahnya dipenuhi dengan ketelitian dan dedikasi. Mulai dari memilih batang bambu yang kuat hingga memangkas dan merakit setiap detailnya, setiap langkah dilakukan dengan keterampilan dan ketelitian. Secara khusus, tahap pengujian suara merupakan momen penting untuk menyesuaikan suara, memastikan bahwa setiap khene yang sudah jadi menghasilkan suara yang jernih dan merdu.
Terletak di tengah-tengah dinding tanah rumah-rumah yang telah berdiri selama beberapa generasi bagi masyarakat Hmong, di sebuah rumah tradisional di desa kuno Sin Cheng, Giang A Khay tetap gigih dan bersemangat dalam menekuni kerajinan pembuatan seruling Hmong. Di dalam rumah, A Khay dengan tekun menyelesaikan sebuah seruling Hmong sesuai pesanan dari pelanggan baik di dalam maupun luar negeri. Untuk memastikan harmonika menghasilkan suara yang tepat, Giàng A Khay dengan teliti mengukir setiap batang bambu. Langkah awal ini juga berkontribusi dalam menciptakan badan harmonika yang kokoh.
Pak Khay dengan cermat memoles dan menghaluskan permukaan seruling Hmong menggunakan alat-alat tradisional. Perhatiannya yang teliti terhadap detail tidak hanya menunjukkan keahliannya yang terampil, tetapi juga kecintaan dan rasa hormatnya terhadap kerajinan pembuatan seruling Hmong tradisional. Untuk melengkapi harmonika mulut, A Khay menggunakan potongan-potongan logam kecil yang diasah untuk dipasang di bagian kepala harmonika. Detail halus ini membantu harmonika mulut menghasilkan suara yang tepat, sesuai dengan tradisi masyarakat Hmong. Uji suara bagian logam tersebut sebelum memasangnya ke harmonika. Ini adalah langkah penting untuk memeriksa resonansi dan kejernihan suara yang akan dihasilkan harmonika. Menurut A Khay, pengujian suara merupakan faktor penentu dalam memastikan harmonika menghasilkan melodi tradisional yang autentik. Proses memasang bagian-bagian logam pada harmonika merupakan tugas yang detail, teliti, dan rumit.
Pak Khay dengan terampil merakit setiap batang bambu untuk membuat badan harmonika. Proses ini membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan kepekaan terhadap suara agar setiap harmonika yang sudah jadi dapat menghasilkan suara jernih dan beresonansi yang khas. Giàng A Khay menggunakan ponsel pintarnya untuk terhubung dengan pelanggan melalui saluran YouTube pribadinya. Ini adalah bagian dari strategi pemasaran modern yang membantunya mendekatkan seruling Hmong ke dunia luar. Di saluran YouTube pribadinya, “kws qeej hmoob Si Ma Cai Chanel,” Giàng A Khay secara rutin mengunggah video dirinya memainkan seruling Hmong dan memperkenalkan produknya kepada teman dan pelanggan. Berkat ini, semakin banyak orang yang mengenalnya dan kerajinan pembuatan seruling tradisional Hmong. Setiap tahun, ia menjual hampir 100 seruling, menghasilkan pendapatan 100 hingga lebih dari 200 juta VND, sekaligus berkontribusi dalam melestarikan dan menyebarkan budaya unik masyarakat Hmong.
Harmonika Hmong tidak hanya menghasilkan suara yang unik tetapi juga mewujudkan kebanggaan dan hubungan yang mendalam dengan nilai-nilai budaya tradisional kelompok etnis tersebut. Setiap harmonika yang dibuat oleh Giàng A Khay merupakan bagian dari harmoni yang lebih besar, menghubungkan nilai-nilai budaya dan esensi artistik dataran tinggi dengan dunia luar. Melodi harmonika mengandung gema pegunungan dan hutan, generasi masa lalu, dan harapan akan masa depan yang berkelanjutan, di mana tradisi dan modernitas berpadu, bergerak maju berdampingan.
Komentar (0)