• Penandatanganan perjanjian untuk menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan antara provinsi Ca Mau dan kota Can Tho.
  • Menyebarluaskan peraturan perundang-undangan tentang keselamatan dan ketertiban lalu lintas jalan raya.

Lebih dari 20 pasukan, termasuk polisi, petugas keamanan dan ketertiban setempat, serta berbagai departemen dan lembaga, dikerahkan untuk memulihkan ketertiban perkotaan dan koridor keselamatan lalu lintas.

Kampanye ini bertujuan untuk mengatasi masalah yang terus berlanjut terkait penggunaan trotoar dan tepi jalan untuk tujuan komersial, pemasangan papan iklan, tenda, dan kios, yang telah menjadi isu kompleks akhir-akhir ini, menyebabkan kondisi yang tidak enak dipandang, menghambat lalu lintas , dan menimbulkan potensi risiko kecelakaan.

Penggunaan trotoar dan tepi jalan untuk berdagang, memasang papan iklan, dan mendirikan tenda tetap menjadi masalah yang kompleks, menyebabkan kondisi yang tidak enak dipandang, menghambat lalu lintas, dan menimbulkan potensi bahaya kecelakaan.

Selama periode puncak ini, aparat keamanan berfokus pada penyebaran informasi dan mendorong masyarakat untuk secara sukarela membongkar bangunan dan objek ilegal; untuk tidak menggunakan jalan dan trotoar untuk tujuan bisnis; dan untuk mematuhi peraturan keselamatan lalu lintas secara ketat seperti mengenakan helm, menghindari ngebut dan mengemudi ugal-ugalan, serta tidak membawa penumpang melebihi batas yang diizinkan. Otoritas setempat menegaskan bahwa mereka akan menindak tegas kasus-kasus pelanggaran yang disengaja.