Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Berintegrasi dengan semangat pengabdian.

Dalam sistem pencegahan bencana yang ketat di Jepang, Shobodan memainkan peran penting dalam masyarakat. Mereka adalah pasukan pemadam kebakaran non-profesional. Dengan semangat sukarelawan, mereka dengan sigap berpartisipasi dalam pelatihan profesional dan secara langsung membantu masyarakat dalam keadaan darurat seperti kebakaran atau bencana alam.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng12/04/2026

Perjalanan Tran Thi Truc Van, 27 tahun, dari distrik Ben Tre, provinsi Vinh Long , dari seorang pekerja asing menjadi anggota regu pemadam kebakaran sukarelawan Shobodan di Jepang, adalah kisah inspiratif tentang integrasi dan tanggung jawab. Di kota Amagasaki, prefektur Hyogo, pekerja perempuan Vietnam ini telah membuktikan bahwa kebaikan dan keinginan untuk berkontribusi tidak mengenal batas negara atau hambatan bahasa.

CN8a.jpg
Ibu Tran Thi Truc Van (tengah) adalah anggota tim perencanaan dan propaganda pasukan Shobodan. Foto: NHK WORLD

Jalan untuk mengenakan seragam pemadam kebakaran Shobodan sangatlah berat. Bagi pekerja terampil seperti Ibu Truc Van, memenuhi persyaratan hukum sangatlah penting. Awalnya, Departemen Imigrasi menganggap partisipasi dalam pemadam kebakaran sebagai kegiatan di luar status kependudukan. Ini merupakan hambatan prosedural, karena peraturan terutama berfokus pada pekerjaan ekonomi warga negara asing. Mengatasi hal ini membutuhkan ketekunan dan pemahaman dari pihak berwenang terkait, yang menyadari bahwa berkontribusi pada keselamatan masyarakat adalah tindakan kemanusiaan yang harus didorong.

Menurut NHK, dari seorang pekerja magang yang ragu-ragu hingga menjadi pekerja terampil, setelah lebih dari 5 tahun bekerja keras di Jepang, Ibu Truc Van memilih jalur integrasi yang berbeda. Alih-alih beristirahat di kamar sewaannya setelah bekerja, ia bergabung dengan Shobodan pada April 2024. Mengenai alasan keputusannya ini, Ibu Truc Van mengatakan bahwa ia ingin memperluas interaksinya dengan masyarakat setempat dan juga memperoleh keterampilan keselamatan kebakaran tambahan untuk melindungi dirinya sendiri dan membantu upaya penyelamatan setempat.

Tugas utama Truc Van adalah memeriksa produksi komponen otomotif di Amagasaki – pekerjaan yang menuntut ketelitian dan daya tahan. Namun, setelah menjalani shift yang melelahkan, ia masih terlihat dengan antusias berlatih keterampilan pemadam kebakaran.

Ibu Truc Van menegaskan nilainya di negeri asing, bukan hanya melalui kerja kerasnya di pabrik tetapi juga melalui semangat sukarelawannya yang berani. Kisah Ibu Truc Van berkontribusi dalam menyebarkan pesan yang sangat bermakna: Bentuk integrasi terdalam adalah melalui kontribusi.

Sebagai anggota tim Perencanaan dan Propaganda, kehadiran Truc Van di acara-acara bantuan bencana lokal telah membawa angin segar. Citra wanita Vietnam yang percaya diri ini, yang membimbing warga setempat dalam resusitasi jantung paru (CPR) dan mengoperasikan pompa dalam bahasa Jepang, telah menjembatani kesenjangan antara warga lokal dan pekerja migran. Julukan sayang "Van-chan" yang diberikan kepadanya oleh rekan-rekan Jepangnya adalah bukti paling jelas dari hubungan ini. Dia bukan lagi orang asing, tetapi benar-benar telah menjadi bagian dari keluarga Amagasaki. Di "rumah kedua" ini, dia telah dengan tekun diajari keterampilan penyelamatan dan dialek Kansai yang khas oleh teman-teman Jepangnya. Sebagai imbalan atas keseriusan rekan-rekannya, dinamisme dan kehangatan hati wanita dari Delta Mekong ini telah menjadi jembatan budaya, menghilangkan keraguan awal dan menciptakan niat baik yang besar di hati masyarakat setempat.

Perjalanan Truc Van untuk bergabung dengan Shobodan menjadi lebih istimewa berkat dukungan dari Bapak Tamino Shinji, direktur perusahaan tempat ia bekerja. Sebagai anggota regu pemadam kebakaran sukarelawan, Bapak Tamino sangat menghargai kompetensi profesional Truc Van dan mengapresiasi rasa tanggung jawabnya. Baginya, Truc Van bukan hanya seorang karyawan yang terampil, tetapi juga warga negara asing yang rela berkorban demi keselamatan masyarakat.

Sumber: https://www.sggp.org.vn/hoa-nhap-with-tinh-than-cong-hien-post847601.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sungai di desa

Sungai di desa

Pariwisata pengalaman di Vietnam

Pariwisata pengalaman di Vietnam

Oh Vietnam!

Oh Vietnam!