
Ini adalah toko-toko chè yang telah ada sejak tahun 1975, dikelola oleh sebuah keluarga dengan beberapa saudara kandung yang memasak dan menjual chè. Nama Nghĩa Trung chè lahir dari nama tersebut.
Dulu, setiap kali keluarga, teman, atau kekasih membuat janji temu, mereka akan mengajak kami ke Nghia Trung untuk makan sup manis. Terkadang, ketika melewati kedai sup manis Nghia Trung, tiba-tiba kami mendengar dengungan kenangan masa sekolah.
Tidak jelas mengapa kedai sup manis Nghia Trung begitu menarik bagi anak muda seperti kami saat itu. Usia kedai sup manis tersebut mungkin sama atau lebih tua dari usia kami yang 40-an.
Sampai saat ini, kadang-kadang, ketika rombongan teman-teman 8X bertemu, kami juga membuat janji di kedai sup manis Nghia Trung.
Di era teh susu dan kopi dengan ratusan resep minuman yang populer di kedai kopi seperti sekarang, secangkir chè bukan lagi barang mewah seperti beberapa dekade lalu. Kedai chè bermunculan di mana-mana. Chè dijual di trotoar, di pasar, di sudut-sudut jalan dengan beragam jenis dan rasa.
Rasa dan warna sup manis ini kini jauh lebih unik. Namun, bagi para siswa Dai Loc yang jauh dari rumah atau yang masih berkesempatan mengenang masa lalu, sup manis Nghia Trung bukan sekadar pelepas dahaga atau camilan, melainkan juga hidangan kenangan.
Dulu, setiap mangkuk sup manis Nghia Trung dihargai 2.000 VND; kini setiap mangkuknya dihargai 15.000 VND. "Menu" sup manis Nghia Trung kini memiliki puluhan hidangan, tetapi sup manis campur masih dianggap sebagai hidangan khas yang telah ada selama lebih dari 40 tahun.
Sup manis campur, bahan utamanya kacang hitam, kacang merah tapi juga kacang hijau dan lebih dari 10 jenis kacang-kacangan, biji-bijian, rempah-rempah, penyedap rasa, mulai dari kacang hitam giling, kacang hijau hingga santan untuk rasa yang kaya, irisan kelapa kering renyah ditaburi kacang tanah, kelapa parut...
Semua berpadu sempurna, memberikan sensasi manis dan menyegarkan. Secangkir sup manis campur memiliki hingga 14 rasa, kacang-kacangan, dan rempah-rempah. Sup manis ini tampak sederhana pada pandangan pertama, tetapi sebenarnya diolah dengan sangat rumit.
Nghia Trung dulunya merupakan bagian dari komune Dai Nghia, sekarang wilayah Nghia Trung, kota Ai Nghia. Namun, ketika berbicara tentang teh Nghia Trung, orang-orang tidak lagi membicarakan nama toko atau penjualnya, melainkan menjadi nama tempat yang terpatri dalam ingatan banyak orang.
Di kedai-kedai sup manis dan sudut-sudut jalan Nghia Trung, kenangan masa muda yang indah dan penuh asam tiba-tiba membanjiri pikiran...
[iklan_2]
Sumber: https://baoquangnam.vn/hoai-niem-che-nghia-trung-3138294.html
Komentar (0)