Dalam konteks transformasi digital yang diidentifikasi sebagai salah satu tugas utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan , banyak prasekolah telah menyelenggarakan lokakarya tentang "menerapkan transformasi digital dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan untuk anak-anak" untuk mengkonkretkan tujuan penerapan teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran.
Di Taman Kanak-kanak Tuoi Tho di Kelurahan Hoa Hung, lebih dari 300 siswa dan orang tua berpartisipasi dalam lokakarya tentang "Menerapkan Transformasi Digital dalam Mengorganisasi Kegiatan Pendidikan untuk Anak Prasekolah." Lokakarya tersebut mencakup berbagai kegiatan seperti merasakan berbelanja di supermarket pintar, membaca e-book, menaiki kereta metro, dan mempelajari berbagai moda transportasi.

Anak-anak prasekolah merasakan pengalaman berbelanja di supermarket pintar.
Berbelanja di supermarket pintar untuk pertama kalinya bersama ibunya, Hoang Diep Bao Han, seorang siswi TK kelas 1, sangat antusias memindai kode QR untuk mengetahui harga buah dan sayuran di konter buah dan sayur. Ia mengatakan telah membeli apel, pisang, buah naga, tomat, dan zucchini; setelah memindai kode dan menonton video, ia mengetahui bahwa tomat kaya akan vitamin dan serat serta harganya 5.000 VND.
Ibu Nguyen Diep Kim Phung, seorang orang tua murid di Taman Kanak-kanak Tuoi Tho di Kelurahan Hoa Hung, Kota Ho Chi Minh , mengatakan bahwa kegiatan belanja di supermarket diselenggarakan dengan cara yang lebih unik di mana anak-anak memindai kode QR untuk mendengar harga. Melalui ini, anak-anak belajar cara menggunakan uang, berlatih berhitung dengan 50.000 VND, dan memahami manfaat dari setiap jenis makanan.
Aktivitas dasar seperti memindai kode QR dan membaca e-book menunjukkan bagaimana penerapan transformasi digital telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang modern, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak prasekolah melalui kegiatan "belajar sambil bermain".

Anak-anak prasekolah mengakses materi pembelajaran digital melalui aktivitas pemindaian kode QR.
Hong Vi Khoi, seorang murid kelas 2 Taman Kanak-kanak di Taman Kanak-kanak Tuoi Tho di Kelurahan Hoa Hung, Kota Ho Chi Minh, berbagi bahwa dia dan gurunya memindai kode QR untuk mengamati pertumbuhan tanaman seperti pohon belimbing, tanaman anggur, dan berbagai bunga.
Menurut Ibu Pham Trung Duong, seorang guru taman kanak-kanak untuk anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Tuoi Tho di Kelurahan Hoa Hung, Kota Ho Chi Minh, buku elektronik tidak menggantikan buku tradisional tetapi membuatnya lebih mudah diakses oleh anak-anak prasekolah. Anak-anak dapat melihat gambar yang menarik, mendengarkan dialog, dan mengembangkan kemampuan berbahasa mereka.
Ibu Tran Thi Bich Lien, Kepala Taman Kanak-kanak Tuoi Tho di Kelurahan Hoa Hung, Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa penerapan transformasi digital di taman kanak-kanak memainkan peran penting dalam pengasuhan dan pendidikan anak-anak. Sekolah tersebut telah membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menerapkan teknologi dan transformasi digital guna membangun perpustakaan sumber belajar untuk kelurahan tersebut.
Saat ini, materi pelajaran daring yang disediakan oleh guru di perpustakaan sumber belajar digital berisi lebih dari 100 pelajaran. Sekolah juga telah memperkenalkan perpustakaan sumber belajar digital Kelurahan Hoa Hung kepada orang tua untuk berkolaborasi dengan sekolah dalam mengajar anak-anak di rumah.
Transformasi digital dalam pendidikan anak usia dini bukan hanya tren yang tak terhindarkan, tetapi juga terobosan dalam meningkatkan kualitas pengasuhan, perawatan, dan pendidikan anak.
>>> Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/hoc-sinh-mam-non-hao-hung-voi-giao-duc-so-222260509132617953.htm







Komentar (0)