Pendeta Giuse Dao Nguyen Vu, Kepala Kantor Dewan Uskup Vietnam, mengatakan bahwa Gereja Katolik di seluruh dunia telah mengundang umat beriman untuk berdoa bagi Paus Fransiskus sejak ia dirawat di rumah sakit pada tanggal 14 Februari.
Pada 19 Februari, Kantor Konferensi Waligereja Vietnam memasang pengumuman yang menyerukan doa. Kemarin pagi, Konferensi Waligereja Vietnam kembali menerbitkan pengumuman terbaru.
Banyak orang berdoa pada tanggal 22 Februari di depan patung mendiang Paus Yohanes Paulus II di luar Rumah Sakit Gemelli, tempat Paus Fransiskus dirawat.
FOTO: REUTERS
Konferensi Waligereja Vietnam mengajak masyarakat untuk terus berdoa memohon perlindungan, kekuatan dan kedamaian Paus Fransiskus serta memberkati para dokter, spesialis dan staf medis yang merawat kesehatannya.
Kabar terbaru mengenai kesehatan Paus Fransiskus dari Vatikan pada malam 23 Februari menyebutkan bahwa kondisi kesehatannya masih kritis. Namun, sejak tadi malam, beliau tidak lagi mengalami sesak napas.
Konferensi Waligereja Vietnam mengundang masyarakat untuk berdoa bagi Paus Fransiskus
Paus ditransfusi dengan dua unit konsentrat sel darah merah dengan hasil positif dan peningkatan kadar hemoglobinnya.
Trombositopenianya tetap stabil, dan beberapa tes darah menunjukkan tanda-tanda gagal ginjal dini ringan, yang kini terkendali. Ia terus menerima terapi oksigen dosis tinggi melalui kanula hidung. Paus Fransiskus tetap waspada dan fokus.
Karena kompleksitas kondisi klinis dan waktu yang dibutuhkan agar pengobatan menjadi efektif, prognosis belum dapat diberikan.
Di pagi hari, di apartemen yang terletak di lantai 10, Paus Fransiskus menghadiri Misa bersama orang-orang yang telah merawatnya dalam beberapa hari terakhir.
Thanhnien.vn
Komentar (0)