Bapak Huynh Thanh Dat, Wakil Kepala Komisi Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, berbicara di lokakarya tersebut.
foto: khac hieu
Peran kunci informasi ilmiah dan teknologi
Pada sore hari tanggal 29 Agustus, lokakarya "Peran informasi ilmiah dan teknologi dalam pembangunan sosial-ekonomi " yang diselenggarakan oleh Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh bekerja sama dengan Majalah One World menarik ratusan delegasi, pakar, dan ilmuwan untuk hadir.
Berbicara di lokakarya tersebut, Bapak Huynh Thanh Dat, Wakil Ketua Komisi Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, sangat mengapresiasi signifikansi topikal dan strategis lokakarya ini, yang berkaitan dengan tujuan pembangunan negara hingga 2030, dengan visi hingga 2045. Informasi iptek merupakan aliran pengetahuan yang menyehatkan masyarakat, sekaligus merupakan sumber daya penting bagi proses inovasi. Lokakarya ini bersifat topikal dan memiliki signifikansi strategis, berkaitan dengan tujuan pembangunan negara, pendorong industrialisasi dan modernisasi, sejalan dengan semangat Resolusi No. 57-NQ/TW. Lokakarya ini juga merupakan kesempatan untuk menganalisis tren pembangunan, sekaligus mengusulkan mekanisme dan kebijakan yang tepat untuk memanfaatkan sumber daya informasi iptek secara efektif, demi pembangunan nasional.
Profesor Madya, Dr. Vu Hai Quan, Direktur Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh, menekankan peran kunci informasi ilmiah dan teknologi dalam pembangunan sosial-ekonomi dan proses transformasi digital nasional. Bapak Quan berkata: "Informasi ilmiah dan teknologi merupakan sumber nutrisi yang menyehatkan para ilmuwan, seperti getah yang menyehatkan pohon." Oleh karena itu, Direktur Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh mengharapkan para ahli dan ilmuwan untuk berbagi banyak solusi dan rekomendasi praktis, yang akan membantu sumber informasi ini menjadi lebih mendalam dan lebih aplikatif.
Bapak Tran Van Tung, Ketua Asosiasi Informasi Sains dan Teknologi Vietnam, juga berkomentar: "Informasi sains dan teknologi bukan hanya pengetahuan, tetapi juga sumber daya dan katalis penting untuk mendorong inovasi dan pembangunan nasional." Oleh karena itu, menurut Ketua Asosiasi Informasi Sains dan Teknologi Vietnam, konferensi ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan yang kuat bagi sektor informasi sains dan teknologi, sekaligus menciptakan fondasi bagi inovasi-inovasi terobosan. Teknologi dan solusi yang dibahas dan diusulkan pada acara ini akan menjadi kunci untuk semakin dekat dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, yang berkontribusi pada implementasi efektif Resolusi No. 57-NQ/TW.
Lokakarya "Peran informasi ilmiah dan teknologi dalam pembangunan sosial-ekonomi" menarik ratusan delegasi.
foto: khac hieu
Teknologi Strategis di Era Pertumbuhan
Presentasi konferensi berfokus pada peningkatan kesadaran akan peran informasi ilmiah dan teknologi dalam pembangunan sosial-ekonomi Vietnam. Khususnya, terdapat dua sesi yang membahas teknologi strategis di era pembangunan; kebutuhan dan status terkini informasi ilmiah dan teknologi bagi komunitas bisnis, universitas, dan lembaga penelitian.
Berbicara tentang teknologi strategis, Associate Professor Dr. Tran Minh Triet, Wakil Rektor Universitas Ilmu Pengetahuan Alam (Universitas Nasional Vietnam, Kota Ho Chi Minh), menyampaikan bahwa penerapan informasi, kecerdasan buatan, dan realitas virtual perlu dipromosikan tidak hanya dalam lingkup bidang khusus, tetapi juga diperluas ke berbagai bidang lain, sehingga nilai informasi ilmiah dan teknologi semakin meluas. Selain sumber informasi yang dibagikan dari sistem perpustakaan, diversifikasi bentuk akses juga diperlukan, misalnya melalui asosiasi profesi di bidang kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, dan bidang terkait.
Dr. Huynh Phu Minh Cuong, Wakil Kepala Fakultas Teknik Elektro dan Elektronika di Universitas Teknologi (Universitas Nasional Vietnam, Kota Ho Chi Minh), mengatakan bahwa peningkatan investasi dan penelitian di bidang semikonduktor sangatlah penting. Bidang ini saat ini masih kekurangan infrastruktur, terutama sistem komputasi berkinerja tinggi dan keterkaitan antar-bisnis. Menurut Dr. Cuong, untuk mengembangkan mikrochip dengan sukses, pasarnya harus diperluas melalui kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan bisnis.
Lokakarya ini juga memberikan banyak komentar tentang pengembangan kebijakan dan solusi yang diusulkan untuk meningkatkan efektivitas penerapan dan pengelolaan informasi ilmiah dan teknologi dalam pembangunan sosial-ekonomi.
Source: https://thanhnien.vn/cac-nha-khoa-hoc-ban-ve-cong-nghe-chien-luoc-trong-ky-nguyen-moi-185250829201644818.htm
Komentar (0)