Lokakarya ini dipimpin dan dibimbing oleh Bapak Le Huy Phu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Menengah , Dinas Pendidikan dan Pelatihan Lao Cai . Lokakarya ini juga dihadiri oleh para pemimpin, kepala departemen mata pelajaran, dan guru inti Sastra dan Pendidikan Kewarganegaraan dari seluruh provinsi.
Dalam pembukaan lokakarya, Kamerad Le Huy Phu menekankan arahan Departemen Pendidikan dan Pelatihan tentang reformasi metode pengajaran serta peran dan pentingnya penerapan teknologi informasi. Ini adalah salah satu langkah kunci dalam proses reformasi manajemen dan metode pengajaran. Pada saat yang sama, beliau juga menunjukkan kesulitan dan hambatan yang dihadapi sekolah dalam proses penerapan teknologi informasi.

(Bapak Le Huy Phu - Pejabat Sementara Kepala Departemen Pendidikan Dasar - Departemen Pendidikan dan Pelatihan Lao Cai, berbicara pada lokakarya tersebut)
Setelah pidato dari Kamerad Pham Vinh Quang - Sekretaris Partai dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Van Ban, dan laporan tentang situasi terkini penggunaan TI di sekolah yang disampaikan oleh Kamerad Nguyen Manh Cuong - Wakil Kepala Sekolah, lokakarya dilanjutkan dengan diskusi yang hidup disertai presentasi dari perwakilan SMA Asrama Etnis, SMA Negeri 1 Bao Yen, SMA Negeri 1 Si Ma Cai, dan SMA Negeri 1 Bao Thang. Presentasi tersebut menyoroti realitas saat ini bahwa penerapan TI dalam manajemen, khususnya pengajaran, sangat penting. Hal ini akan meringankan beban kerja guru dan membantu siswa memperoleh pengetahuan dengan lebih mudah. Guru akan dapat sepenuhnya memanfaatkan kemampuan kreatif mereka dalam mengajar, membuat proses pembelajaran lebih mudah dan lebih menarik bagi siswa, serta menumbuhkan perasaan positif terhadap mata pelajaran. Meningkatkan proaktivitas dan kemandirian siswa akan meningkatkan efektivitas perolehan pengetahuan dan pengembangan keterampilan serta kemampuan mereka.
Melalui diskusi, para peserta juga menyadari banyak kesulitan dalam menerapkan TIK, seperti: guru menghabiskan banyak waktu untuk persiapan, keterampilan komputer sebagian guru yang terbatas, dan kurangnya perangkat lunak berlisensi, dan lain sebagainya.
Mulai pukul 11.00, para peserta lokakarya mengikuti dua pelajaran penerapan teknologi informasi: pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang diajarkan oleh Ibu Hoang Hong Hanh di kelas 12A1 dan pelajaran Sastra yang diajarkan oleh Ibu Bui Thu Thuy di kelas 11A1.
Dari pukul 14.00 hingga 15.30, para kolega dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dari dua sesi pengajaran. Diskusi berlangsung sangat hidup, dengan 14 pendapat dari para pejabat dan guru yang mewakili berbagai sekolah, menyoroti baik kekuatan maupun kelemahan dalam penerapan TIK oleh kedua kolega yang terlibat langsung dalam pengajaran.
Setelah sesi pengarahan, lokakarya dilanjutkan dengan mencapai konsensus tentang penerapan teknologi informasi (TI) dalam pengajaran dan pembelajaran, termasuk tingkat, bentuk penerapan, dan metode evaluasi pelajaran yang menggunakan TI. Hal ini akan menjadi dasar bagi Departemen Pendidikan untuk mengeluarkan arahan kepada sekolah-sekolah mengenai penerapan TI.
Lokakarya ini sangat sukses. Melalui lokakarya ini, para guru dan staf berkesempatan untuk belajar dan bertukar pengalaman satu sama lain. Lokakarya ini tidak diragukan lagi akan sangat membantu setiap guru dalam menerapkan teknologi informasi dalam pengajaran untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pengajaran, serta memenuhi kebutuhan metode pengajaran inovatif.
Sumber: thptvanban1
Sumber: http://laocai.edu.vn/tin-noi-bo/hoi-thao-ung-dung-cntt-trong-day-hoc-142641







