Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24 hingga 25 November, untuk lembaga media di seluruh negeri. Pelatihan ini dilakukan secara tatap muka di tempat utama (auditorium Institut Teknologi Pos dan Telekomunikasi) dan melalui lebih dari 200 titik koneksi daring, dengan lebih dari 2.000 peserta.

Bapak Luu Dinh Phuc, Direktur Departemen Pers. Foto: VNA
Program pelatihan ini bertujuan untuk membekali organisasi media dengan pengetahuan, keterampilan, model, dan metode efektif untuk mendukung mereka dalam mengimplementasikan transformasi digital sesuai dengan keadaan spesifik mereka.
Menurut Bapak Luu Dinh Phuc, Direktur Departemen Pers, jurnalisme Vietnam menghadapi kebutuhan akan reformasi yang kuat terhadap model organisasi ruang redaksi, metode kerja, proses produksi, manajemen konten, dan strategi menjangkau pembaca.
Oleh karena itu, membekali wartawan dan editor dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir tentang model transformasi digital yang efektif untuk jurnalisme telah menjadi kebutuhan mendesak, tidak hanya untuk memenuhi tuntutan praktik tetapi juga untuk memastikan pembangunan berkelanjutan organisasi media di era digital.
Direktur Departemen Pers menegaskan bahwa ini adalah faktor kunci dalam membantu lembaga pers meningkatkan kualitas konten, berinovasi dalam model manajemen, meningkatkan daya saing, dan melayani tuntutan publik yang semakin tinggi dengan lebih baik.
Menurut Direktur Luu Dinh Phuc, perubahan kebiasaan konsumsi informasi pembaca saat ini menimbulkan tuntutan baru bagi jurnalis. Pembaca beralih mengonsumsi informasi terutama melalui lingkungan digital; mereka menginginkan konten yang lebih cepat, lebih akurat, lebih menarik, dan disajikan dalam berbagai format seperti artikel multimedia, video pendek, podcast, atau grafik interaktif.
Transformasi digital dalam jurnalisme bukan sekadar menerapkan teknologi baru pada proses jurnalistik. Oleh karena itu, "faktor penentu keberhasilan proses ini adalah tim reporter dan editor - mereka yang secara langsung menciptakan dan menyebarkan informasi kepada publik," ujar Bapak Phuc.
Selain itu, memperoleh pengetahuan tentang model transformasi digital untuk jurnalisme bukan hanya investasi pada kemampuan pribadi jurnalis, tetapi juga investasi strategis dalam pengembangan organisasi media.
Sumber: https://nld.com.vn/hon-2000-hoc-vien-tham-du-tap-huan-chuyen-doi-so-bao-chi-196251124145022985.htm







Komentar (0)