Jumlah mahasiswa Vietnam yang belajar di AS telah mencapai lebih dari 31.000 orang, dengan konsentrasi tinggi di bidang sains , teknologi, teknik, dan matematika.
Informasi tersebut diumumkan pada Pekan Pendidikan Internasional yang diadakan pada tanggal 18-22 November di Hanoi.
Menurut Laporan Open Doors oleh Institute of International Education (IIE), jumlah mahasiswa Vietnam di universitas dan perguruan tinggi di AS terus meningkat, mencapai 22.066 mahasiswa pada tahun akademik 2023-2024.

Jumlah ini mencapai lebih dari 31.000 siswa jika semua jenjang studi disertakan. Vietnam adalah negara ASEAN terkemuka dalam hal jumlah siswa yang belajar di AS.
Yang perlu diperhatikan, hampir 50% mahasiswa Vietnam di AS mempelajari bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), yang berkontribusi pada tujuan Vietnam dalam mengembangkan sumber daya manusia untuk industri teknologi tinggi.
Untuk pertama kalinya, Selandia Baru menawarkan beasiswa pemerintah tingkat universitas kepada mahasiswa Vietnam.
Pada tahun 2025, Selandia Baru untuk pertama kalinya akan menawarkan beasiswa pemerintah kepada mahasiswa Vietnam yang mendaftar di salah satu dari delapan universitas negeri di negara tersebut.
Universitas-universitas Australia telah memperbarui informasi terkait penangguhan penerimaan mahasiswa dari lima provinsi di Vietnam.
Dalam surat balasan kepada VietNamNet hari ini (22 Oktober), Universitas Wollongong, Australia, menyatakan bahwa universitas tersebut terus menerima pendaftaran dari semua wilayah Vietnam dan telah mengkomunikasikan pembaruan ini kepada agen penerimaan mahasiswanya.
Dari setiap 5 warga Vietnam yang mengajukan visa pelajar Selandia Baru, 4 di antaranya disetujui.
Menurut statistik dari Badan Imigrasi Selandia Baru, sekitar 84% pelamar visa pelajar asal Vietnam disetujui, yang lebih tinggi dari rata-rata global.
Sumber: https://vietnamnet.vn/hon-31-000-sinh-vien-viet-nam-dang-du-hoc-my-2344256.html







Komentar (0)