Pada 13 Januari, gerakan Houthi Yaman mengeluarkan pernyataan yang mengklaim serangan skala besar oleh pasukannya terhadap kota Tel Aviv di Israel, menggunakan rudal balistik dan pesawat tak berawak.
| Serangan Houthi mengganggu lalu lintas udara di Bandara Ben Gurion di Tel Aviv sepanjang hari. (Sumber: Almashhad News) |
Menurut kantor berita THX , juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan kelompok tersebut melakukan operasi militer terkoordinasi menggunakan rudal balistik hipersonik dan empat drone untuk menyerang target strategis di kota Tel Aviv, Israel.
Bapak Sarea juga memperingatkan bahwa serangan terhadap Israel akan terus berlanjut hingga konflik di Jalur Gaza berakhir.
Times of Israel melaporkan bahwa militer Israel mengkonfirmasi sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman, dan serangan itu mengganggu lalu lintas udara di Bandara Ben Gurion di Tel Aviv sepanjang hari.
Sirene serangan udara berbunyi di banyak komunitas di Tepi Barat, Lembah Yordania, wilayah Afula, dan dekat Beit Shean karena kekhawatiran akan jatuhnya pecahan peluru. Tidak ada sirene yang berbunyi di Tel Aviv.
Tidak ada laporan mengenai korban luka atau kerusakan.
Sumber: https://baoquocte.vn/houthi-tan-cong-tel-aviv-cua-israel-bang-ten-lua-sieu-thanh-300815.html








Komentar (0)