Menurut Page Six pada 2 Juni, penyanyi Peabo Bryson meninggal dunia pada hari Selasa (waktu setempat) di rumah sakit, meninggalkan orang-orang terkasih yang berduka. Hanya dua hari sebelumnya, artis veteran itu tiba-tiba mengalami stroke dan segera dirawat di rumah sakit untuk perawatan medis intensif.

Legenda R&B Peabo Bryson meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah menderita stroke.
FOTO: KONTRIBUTOR
Dalam pernyataan resmi kepada publik, keluarga mendiang artis tersebut mengungkapkan: "Kami sangat tersentuh oleh cinta, doa, dan dukungan dari para penggemar, teman, dan kolega di seluruh dunia. Meskipun hati kami hancur, keluarga merasa terhibur karena mengetahui betapa Peabo sangat dicintai. Suaranya dan hatinya yang murah hati telah menyentuh begitu banyak kehidupan. Warisan dan musiknya pasti akan terus hidup untuk generasi mendatang." Kepergian penyanyi terkenal ini meninggalkan seorang istri dan dua anak yang berduka.
"Raja Lagu-Lagu Cinta," Peabo Bryson, dan warisan musiknya yang luar biasa.
Lahir pada tahun 1951, Peabo Bryson adalah penyanyi, penulis lagu, dan produser rekaman legendaris Amerika. Memulai karier musik profesionalnya pada tahun 1976, ia telah menyumbangkan total 20 album solo, termasuk lima album yang meraih sertifikasi emas. Memiliki suara tenor yang dalam, romantis, dan kuat, ia dijuluki "Pavarotti-nya Soul" oleh media dan kritikus internasional.

Kolaborasi ikonik antara Peabo Bryson dan Celine Dion dalam lagu "Beauty and the Beast" mengantarkan mereka meraih penghargaan Grammy Award yang bergengsi pada tahun 1992.
FOTO: AP
Nama Peabo Bryson terkenal di seluruh dunia berkat penampilan duetnya yang tak lekang oleh waktu. Ia telah menerima dua penghargaan Grammy bergengsi: penghargaan tahun 1992 untuk penampilannya membawakan lagu tema " Beauty and the Beast " bersama Celine Dion, dan penghargaan tahun 1993 untuk " A Whole New World " ( Aladdin ) bersama Regina Belle. Selain lagu-lagu latar film animasi Disney yang memenangkan Oscar, ia juga memiliki sejumlah lagu solo dan duet hit lainnya seperti "Tonight I Celebrate My Love" (bersama Roberta Flack), "If Ever You're in My Arms Again ," dan kolaborasi dengan Natalie Cole dan Kenny G.
Tidak hanya sebagai bintang internasional, Peabo Bryson juga meninggalkan kesan mendalam pada publik Vietnam melalui pertunjukan langsung "In The Spotlight" yang diadakan di Hanoi pada tahun 2015. Bahkan di usia enam puluhan saat datang ke Vietnam, penyanyi terkenal ini masih memukau penonton dengan mematuhi aturan ketat: tidak pernah menurunkan nada lagu. Untuk mencapai hal ini, ia menjalani diet dan program olahraga yang sangat ketat, termasuk lari setiap hari, tenis, dan golf.



Penyanyi Amerika yang telah meninggal dunia itu meninggalkan kesan mendalam ketika ia berbagi panggung dan membawakan duet lagu-lagu hits klasik dengan penyanyi-penyanyi terkenal Vietnam seperti Uyen Linh, Van Mai Huong, dan Duong Hoang Yen…
FOTO: Hai Ha Noi
Konser di National Convention Center itu menjadi "mimpi yang menjadi kenyataan" bagi para artis Vietnam terkemuka seperti Anh Quân, Huy Tuấn, Đức Trí, dan Hồng Kiên. Banyak penonton pasti masih ingat momen ketika penyanyi Văn Mai Hương menangis bahagia saat menyanyikan lagu "Beauty and the Beast" bersamanya. Atau penampilan vokal Uyên Linh yang percaya diri dan terampil dalam lagu " Tonight I Celebrate My Love" dan nada tinggi Dương Hoàng Yến yang cerah dan indah.
Di luar bakat musiknya, yang benar-benar membuat Peabo Bryson disayangi oleh penonton Vietnam adalah ketulusan dan kebaikannya dalam berinteraksi dengan orang lain. Ia tidak pernah menjauhkan diri dari publik, selalu tampak mudah didekati dan hangat, mulai dari dengan ramah memeluk wartawan di konferensi pers dan menggendong seorang anak yang lincah di atas panggung hingga membungkuk sebagai tanda terima kasih atas kasih sayang yang ditunjukkan oleh penggemarnya di Vietnam. Kepergian Peabo Bryson meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi para pecinta musik, tetapi suara merdunya dan nilai-nilai artistik yang ditinggalkannya akan terus hidup di hati banyak generasi pendengar.
Sumber: https://thanhnien.vn/huyen-thoai-am-nhac-peabo-bryson-qua-doi-185260603083036245.htm






Komentar (0)