Menurut Engadget , Intel menyatakan bahwa substrat kaca barunya akan lebih tahan lama dan efisien dibandingkan material organik yang ada. Kaca juga akan memungkinkan perusahaan untuk menempatkan beberapa chiplet dan komponen lainnya secara berdampingan, yang dapat menimbulkan tantangan bagi perusahaan dalam hal pembengkokan dan ketidakstabilan dibandingkan dengan kemasan silikon yang ada yang menggunakan material organik.
Intel Menunjukkan Terobosan dalam Teknologi Manufaktur Substrat
"Substrat kaca dapat menahan suhu yang lebih tinggi, memiliki distorsi pola 50 persen lebih sedikit, dan memiliki kerataan yang sangat rendah untuk meningkatkan kedalaman fokus litografi, sekaligus memberikan stabilitas dimensi yang dibutuhkan untuk ikatan antar lapisan yang sangat rapat," ujar Intel dalam siaran pers.
Dengan kemampuan ini, perusahaan mengklaim substrat kaca juga akan membantu meningkatkan kepadatan interkoneksi hingga 10 kali lipat, serta memungkinkan terciptanya "paket berukuran sangat besar dengan hasil perakitan yang tinggi."
Intel berinvestasi besar-besaran dalam desain chip masa depannya. Dua tahun lalu, perusahaan mengumumkan desain transistor "gate-all-around", RibbonFET, serta PowerVia, yang memungkinkannya memindahkan daya ke bagian belakang wafer chip. Intel juga mengumumkan akan membangun chip untuk Qualcomm dan layanan AWS Amazon.
Intel menambahkan bahwa chip yang menggunakan kaca pertama-tama akan digunakan di area berkinerja tinggi seperti AI, grafis, dan pusat data. Terobosan kaca ini merupakan tanda lain bahwa Intel juga sedang meningkatkan kemampuan pengemasan canggihnya di pabrik-pabrik pengecorannya di AS.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)