Seri iPhone 17 menghadirkan banyak peningkatan, seperti layar 120Hz di semua model dan kamera yang lebih canggih dan ditingkatkan.

Namun, bagi banyak pengguna, terutama para penggemar teknologi, peningkatan ini masih belum cukup. Di forum dan media sosial, banyak opini mulai mencantumkan fitur-fitur yang mereka inginkan agar Apple tambahkan ke iPhone 18.
Keinginan untuk kecepatan pengisian daya yang lebih cepat.
Salah satu perbaikan yang paling sering disarankan adalah meningkatkan kecepatan pengisian daya baterai.
Dengan iPhone 17 Pro, Apple meningkatkan daya pengisian hingga sekitar 40W, memungkinkan pengisian daya baterai hingga 50% dalam waktu sekitar 20 menit. Meskipun ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, banyak pengguna percaya bahwa kecepatan ini masih lambat dibandingkan dengan ponsel pintar Android kelas atas saat ini.
Di banyak forum seperti Reddit, banyak pengguna telah menyatakan keinginan mereka agar Apple lebih meningkatkan teknologi pengisian daya cepatnya, bahkan menargetkan 100W seperti beberapa model ponsel Android.
Sementara itu, banyak pesaing telah melangkah cukup jauh dalam perlombaan pengisian daya cepat. Samsung kini mendukung pengisian daya hingga 60W pada lini Galaxy kelas atasnya, sedangkan OnePlus telah melengkapi banyak perangkatnya dengan teknologi pengisian daya kabel hingga 120W.
Peralihan Apple ke port USB-C yang dimulai dengan iPhone 15 juga membuat pengguna berharap perusahaan tersebut akan memanfaatkan kemampuan pengisian daya tinggi dengan lebih baik di masa mendatang.
Saya ingin mengaktifkan mode perlindungan privasi di layar saya.
Fitur lain yang sering disebutkan oleh pengguna iPhone adalah mode perlindungan layar pribadi, mirip dengan fitur "Privacy Display" pada ponsel pintar kelas atas Samsung.
Fitur ini membatasi sudut pandang layar, sehingga menyulitkan orang lain untuk melihat konten yang ditampilkan saat pengguna menggunakan ponsel mereka di tempat umum seperti kereta api, kafe, atau bandara.
Saat ini, pengguna iPhone masih dapat menggunakan pelindung layar kaca tempered anti-mata-mata untuk mencapai efek serupa. Namun, solusi ini kurang fleksibel karena tidak dapat diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai kebutuhan.
Itulah mengapa banyak orang menginginkan Apple untuk mengintegrasikan fitur ini langsung ke dalam perangkat keras dan perangkat lunak iPhone 18, memberikan pengguna lebih banyak kendali atas perlindungan privasi mereka.
Baterai lebih besar dan tahan lama.
Daya tahan baterai selalu menjadi salah satu faktor terpenting ketika pengguna memilih untuk membeli ponsel pintar baru.
Meskipun Apple terus meningkatkan daya tahan baterai pada generasi iPhone terbaru, banyak pengguna masih berharap iPhone 18 memiliki daya tahan baterai yang jauh lebih lama.
Sebagian orang mengatakan mereka bersedia menerima iPhone yang lebih tebal jika itu berarti masa pakai baterai yang lebih baik dan tidak perlu membawa baterai cadangan.
Selain kapasitas baterai, teknologi baterai baru juga menjadi poin menarik. Banyak pengguna berharap Apple akan mengadopsi baterai silikon-karbon, teknologi yang saat ini sedang diuji oleh banyak produsen Android untuk meningkatkan kapasitas baterai sekaligus mempertahankan desain yang ramping dan ringan.
Banyak orang juga berharap Apple akan meningkatkan daya tahan baterai seiring waktu. Saat ini, Apple menyatakan bahwa baterai lithium-ion di iPhone dapat mempertahankan sekitar 80% kapasitasnya setelah 1.000 siklus pengisian penuh. Namun, beberapa pengguna mengharapkan angka ini meningkat secara signifikan untuk memperpanjang masa pakai perangkat.
Layar penuh, tanpa poni lagi.
Setelah bertahun-tahun menggunakan Dynamic Island, banyak pengguna menginginkan Apple untuk sepenuhnya menghapus poni layar ini.
Apple pertama kali memperkenalkan "notch" pada iPhone X pada tahun 2017, kemudian beralih ke Dynamic Island pada iPhone 14 Pro. Desain ini terus muncul pada banyak generasi iPhone berikutnya.
Namun, menurut banyak komentar di forum teknologi, sejumlah besar pengguna menginginkan iPhone 18 memiliki layar yang sepenuhnya tanpa bingkai untuk mengoptimalkan pengalaman tampilan.
Beberapa rumor terbaru juga menyebutkan bahwa Apple mungkin akan memindahkan sistem Face ID ke bawah layar, hanya menyisakan lubang kecil untuk kamera selfie, alih-alih menggunakan Dynamic Island seperti yang digunakan saat ini.
Pengguna menginginkan Touch ID kembali.
Selain Face ID, banyak pengguna juga berharap Apple akan menghadirkan kembali sensor sidik jari Touch ID pada iPhone 18.
Sebagian orang menyarankan Apple untuk mengintegrasikan sensor sidik jari di dalam layar seperti yang banyak terdapat pada ponsel pintar Android saat ini, sementara yang lain menginginkan Touch ID ditempatkan pada tombol daya, seperti pada iPad Air.
Touch ID pertama kali muncul di iPhone 5s pada tahun 2013 sebelum Apple sepenuhnya beralih ke Face ID mulai dari iPhone X.
Meskipun Face ID masih sangat dihargai karena kenyamanan dan keamanannya, banyak pengguna percaya bahwa memiliki opsi otentikasi sidik jari tambahan akan lebih berguna dalam banyak situasi, terutama saat mengenakan masker atau menggunakan telepon dalam kondisi cahaya redup.
Saat ini, Apple belum merilis informasi resmi apa pun tentang iPhone 18. Namun, diskusi yang ramai di forum teknologi menunjukkan bahwa pengguna mengharapkan generasi iPhone berikutnya akan membawa perubahan yang lebih signifikan, bukan hanya peningkatan kinerja kecil.
Mulai dari pengisian daya yang lebih cepat dan masa pakai baterai yang lebih baik hingga layar penuh dan Touch ID, ini adalah beberapa fitur yang paling sering disebutkan oleh pengguna saat membahas iPhone masa depan Apple.
Sumber: https://baonghean.vn/iphone-18-5-tinh-nang-nguoi-dung-apple-mong-cho-nhat-10338692.html










Komentar (0)