Iran menyatakan bahwa Israel harus menghentikan serangannya terhadap pasukan dan target Hizbullah di Lebanon. Teheran menekankan bahwa tindakan militer Israel yang berkelanjutan dapat meningkatkan ketegangan dan mengancam prospek implementasi perjanjian baru antara Iran dan Amerika Serikat.

Peringatan ini muncul setelah Iran berulang kali menegaskan bahwa nota kesepahaman (MoU) dengan AS mencakup klausul yang mengharuskan Israel untuk menghentikan operasi militer yang menargetkan pasukan Hizbullah.
Namun, baik Israel maupun Amerika Serikat menolak interpretasi ini. Para pejabat Israel mengklaim bahwa negara mereka bukanlah pihak yang menandatangani perjanjian tersebut, sementara para pejabat di pemerintahan Presiden Donald Trump berpendapat bahwa perjanjian saat ini terutama mengatur hubungan antara Washington dan Teheran.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/iran-canh-bao-dap-tra-cung-ran-a489277.html







