Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada 3 Juni, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa peristiwa tersebut dimulai larut malam ketika sebuah kapal tanker minyak Iran diserang di dekat Selat Hormuz.
"Semalam, militer AS menyerang sebuah kapal tanker minyak di Selat Hormuz, merusak ruang mesin kapal," demikian pengumuman IRGC.
"Sebagai tanggapan atas agresi dan pelanggaran aturan yang mengatur Selat Hormuz, sebuah kapal bernama Panaya menjadi sasaran rudal Angkatan Laut IRGC," demikian pernyataan pasukan tersebut.
Selain itu, dalam operasi militer baru-baru ini, AS menargetkan menara komunikasi milik Korps Garda Revolusi Islam Iran di selatan Pulau Qeshm.
"Sebagai tanggapan atas tindakan agresi ini, pangkalan udara dan helikopter AS yang terletak di salah satu negara di kawasan tersebut, serta markas besar Armada ke-5 di Bahrain, diserang oleh Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam dengan rudal dan pesawat nirawak (UAV)," tegas IRGC.
Namun, militer AS menolak klaim ini, menegaskan bahwa "semua serangan Iran terhadap pasukan AS telah gagal."
Sebelumnya, Komando Pusat AS mengatakan bahwa sistem pertahanan udara AS dan Bahrain telah mencegat tiga rudal yang ditembakkan ke Bahrain, dan menambahkan bahwa rudal yang ditembakkan ke Kuwait telah jatuh atau hancur di udara.
Sumber : https://tienphong.vn/iran-tung-video-tap-kich-so-chi-huy-ham-doi-5-my-len-tieng-post1848558.tpo








Komentar (0)