Reuters melaporkan pada tanggal 3 Agustus bahwa kelompok yang menyebut diri mereka Negara Islam (ISIS) telah mengkonfirmasi kematian pemimpinnya, Abu al-Hussein al-Husseini al-Quraishi, dan mengumumkan pemimpin barunya, Abu Hafs al-Hashimi al-Quraishi. Belum ada informasi lebih lanjut tentang pemimpin baru tersebut yang dirilis.
Menurut juru bicara ISIS di saluran Telegram organisasi tersebut, pemimpinnya, Abu al-Hussein, tewas dalam bentrokan di Suriah barat laut. Secara spesifik, ia "tewas setelah konfrontasi langsung" dengan kelompok ekstremis Hayat Tahrir al-Sham di provinsi Idlib.
ISIS mengklaim pemimpinnya, Abu al-Hussein al-Husseini al-Qurashi, telah meninggal.
Pernyataan tersebut tidak menyebutkan waktu pasti kematian Abu al-Hussein. Sebelumnya, AFP mengutip Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mengatakan bahwa pemimpin ISIS tersebut telah tewas dalam operasi di Suriah pada 30 April, yang dilakukan oleh badan intelijen MIT Ankara.
ISIS mengumumkan kematian mantan pemimpinnya Abu Hasan al-Hashimi al-Qurashi pada 30 November 2022, dan penggantinya, Abu Hussein al-Qurashi.
Pada tanggal 30 April, badan intelijen Turki dan polisi militer lokal yang didukung Turki menutup sebuah area di kota Jindires di wilayah Afrin, Suriah barat laut. Beberapa warga melaporkan bahwa sebuah operasi telah diluncurkan yang menargetkan sebuah pertanian terbengkalai yang digunakan sebagai sekolah Islam.
Turki telah mengerahkan pasukan ke Suriah utara sejak tahun 2020 dan menguasai seluruh wilayah tersebut dengan bantuan beberapa kelompok Suriah.
AS melancarkan operasi helikopter di Suriah pada pertengahan April, karena meyakini bahwa ISIS bermaksud melakukan serangan di Eropa dan Timur Tengah.
Komando Pusat AS mengatakan telah menewaskan seorang pemimpin ISIS dalam operasi tersebut, yang diidentifikasi sebagai Abd-al Hadi Mahmud al-Haji Ali. Para pejuang ISIS diduga telah membunuh setidaknya 41 orang di Suriah pada 16 April.
Pada minggu pertama bulan April, pasukan AS mengumumkan bahwa mereka telah membunuh seorang pemimpin ISIS yang bertanggung jawab atas perencanaan serangan di Eropa, dan mengidentifikasinya sebagai Khalid Aydd Ahmad al-Jabouri.
Tautan sumber






Komentar (0)