Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Israel dan Lebanon sepakat untuk menerapkan gencatan senjata.

VTV.vn - Israel dan Lebanon sepakat untuk menerapkan gencatan senjata pada tanggal 3 Juni setelah pembicaraan yang dipimpin oleh AS di Washington.

Đài truyền hình Việt NamĐài truyền hình Việt Nam04/06/2026

(Ảnh: AP)

(Foto: AP)

Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata setelah berminggu-minggu pertempuran sengit antara pasukan Tel Aviv dan Hizbullah di Lebanon selatan, yang mengancam negosiasi yang lebih luas antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik tersebut. Langkah ini telah meningkatkan harapan akan kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh pemerintah Israel, Lebanon, dan AS, perjanjian gencatan senjata yang dimediasi AS mengharuskan Hizbullah untuk sepenuhnya menghentikan serangan dan penembakan terhadap Israel serta menarik diri dari wilayah luas di Lebanon selatan. Berdasarkan perjanjian ini, Israel tidak akan terlibat langsung dalam konflik dengan angkatan bersenjata Lebanon.

Kedua pihak juga sepakat untuk membentuk "zona percontohan," di mana tentara Lebanon akan mengendalikan wilayah tersebut untuk menghilangkan keberadaan pasukan bersenjata non-negara.

Hezbollah, yang didukung oleh Iran, memiliki pengaruh yang cukup besar di Lebanon, khususnya di kalangan komunitas Syiah. Pemerintah Lebanon telah lama berjuang untuk mengendalikan kelompok bersenjata ini, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat.

Israel và Lebanon nhất trí thực thi lệnh ngừng bắn - Ảnh 1.

Tentara Israel berkumpul di perbatasan dengan Lebanon di Israel utara, 2 Juni 2026 (Foto AP)

Gencatan senjata pada 3 Juni tercapai setelah dua hari negosiasi antara pejabat Israel dan Lebanon di Washington. Pernyataan bersama mengatakan Israel dan Lebanon telah sepakat untuk mengadakan putaran pembicaraan selanjutnya dalam waktu sekitar tiga minggu, dengan tujuan mencapai kesepakatan komprehensif.

Mungkin Anda juga suka
Sedikitnya 22 orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon.
Sedikitnya 22 orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon.VTV.vn - Sedikitnya 22 orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon selama 24 jam terakhir, meskipun gencatan senjata telah diperpanjang selama 45 hari.

"Semua negara menegaskan kembali bahwa masa depan hubungan antara Israel dan Lebanon harus diputuskan oleh kedua pemerintah yang berdaulat ," bunyi pernyataan itu. "Mereka menolak setiap upaya oleh negara atau organisasi non-negara mana pun untuk memberikan tekanan pada masa depan Lebanon."

Israel dan Hizbullah telah bertempur selama berbulan-bulan, dengan Hizbullah meluncurkan roket ke Israel utara, sementara pasukan Israel menguasai sebagian besar Lebanon selatan.

Sebelumnya, Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata pada bulan April, dan kesepakatan ini diperpanjang pada bulan Mei, tetapi kekerasan terus berlanjut. Presiden AS Donald Trump mengatakan Israel dan Hizbullah telah sepakat untuk mengurangi pertempuran pada 1 Juni, tetapi bentrokan kembali terjadi pada hari berikutnya.

Lebih dari 3.000 orang tewas di Lebanon sejak pertempuran dimulai pada awal Maret, dan puluhan warga Israel juga meninggal. Lebih dari 1 juta orang di Lebanon – sebuah negara dengan perkiraan populasi hampir 6 juta jiwa – telah mengungsi.

Konflik ini telah membayangi upaya diplomatik yang lebih luas untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung berbulan-bulan antara AS, Israel, dan Iran. Pemerintah Iran bersikeras bahwa setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran harus mencakup penghentian pertempuran di Lebanon.

Para pengamat regional percaya bahwa setiap kesepakatan antara Lebanon dan Israel harus mempertimbangkan masalah Hizbullah, karena kelompok bersenjata ini bukan hanya kekuatan militer tetapi juga entitas sosial-politik yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan di Lebanon.

Awal pekan ini, sebuah kantor berita Iran melaporkan bahwa Republik Islam telah menangguhkan pembicaraan tidak langsung dengan AS terkait aktivitas militer Israel di Lebanon, meskipun Presiden Trump mengatakan pembicaraan tersebut masih berlangsung.





Sumber: https://vtv.vn/israel-va-lebanon-nhat-tri-thuc-thi-lenh-ngung-ban-100260604113004252.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebaikan hati manusia di jalan raya

Kebaikan hati manusia di jalan raya

Persimpangan Waktu

Persimpangan Waktu