|
Juventus menciptakan banyak peluang tetapi gagal mencetak gol. |
New Balance Arena berubah menjadi mimpi buruk, karena semua rencana Luciano Spalletti berantakan. Pertandingan tersebut menunjukkan perbedaan efektivitas yang jelas, dengan Atalanta memanfaatkan peluang jauh di atas level biasanya. Sebaliknya, Juventus mengontrol 60% penguasaan bola, melepaskan 11 tembakan, tetapi gagal mencetak satu gol pun.
Kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi dan siap saling menyerang. Juventus menciptakan peluang pertama yang jelas, dengan Chico Conceicao terus-menerus merepotkan di sayap kanan. Pada menit ke-21, striker Portugal itu berhasil melewati kiper Carnesecchi, tetapi tembakannya membentur mistar gawang, yang sangat mengecewakan tim tamu.
Dengan kedudukan yang seimbang, titik balik terjadi pada menit ke-27. Setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit memutuskan bahwa Bremer telah menyentuh bola dengan tangan di area penalti dan memberikan penalti kepada Atalanta. Dari titik penalti, Gianluca Scamacca dengan tenang mengeksekusinya, membuka skor dan memberikan tim tuan rumah keunggulan psikologis yang jelas sebelum jeda babak pertama.
Di babak kedua, Juventus terpaksa menekan lebih keras untuk mencari gol peny equalizer. Meskipun menguasai bola dengan lebih baik dan terus memberikan tekanan, kurangnya ketajaman mereka membuat semua usaha mereka sia-sia. Jonathan David melewatkan peluang emas, dan tembakan Weston McKennie nyaris mengenai tiang gawang pada menit ke-67.
Juventus harus membayar mahal karena gagal memanfaatkan peluang mereka. Pada menit ke-77, Atalanta melancarkan serangan balik yang tajam, dengan Raoul Bellanova memberikan assist kepada Kamaldeen Sulemana untuk dengan mudah menggandakan keunggulan. Pada menit ke-85, Mario Pasalic memastikan kemenangan 3-0, mengakhiri pertandingan yang mengecewakan bagi tim tamu.
Kemenangan telak Atalanta mengantarkan mereka ke semifinal Coppa Italia, sementara Juventus mengekspos kelemahan mereka dalam penyelesaian akhir meskipun menciptakan banyak peluang.
Sumber: https://znews.vn/juventus-tham-bai-theo-cach-kho-tin-post1625695.html









Komentar (0)