Jumlah pengunjung internasional ke Vietnam telah meningkat lebih dari 40% dalam 10 bulan terakhir.
Menurut data terbaru dari Kantor Statistik Umum, dalam 10 bulan pertama tahun 2024, lebih dari 14,1 juta wisatawan internasional mengunjungi Vietnam, meningkat 41,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini telah membantu industri pariwisata semakin mendekati targetnya untuk menyambut 17-18 juta wisatawan pada akhir tahun.
Vietnam menerima 1,42 juta pengunjung internasional pada bulan Oktober, meningkat hampir 28% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. (Foto: VNA)
Menurut Kantor Statistik Umum, jumlah pengunjung internasional ke Vietnam pada bulan Oktober meningkat signifikan, mencapai 1,42 juta, atau hampir 28% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Dalam 10 bulan pertama tahun 2024, jumlah pengunjung internasional ke Vietnam mencapai lebih dari 14,1 juta, atau 41,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari segi ukuran pasar, Asia menyumbang hampir 80% dari total jumlah pengunjung internasional ke Vietnam. Pasar utama di Asia Timur Laut, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan (Tiongkok), dan Jepang, menyumbang hampir 60% dari total tersebut. Secara khusus, Korea Selatan merupakan pasar sumber terbesar Vietnam dengan 3,7 juta pengunjung, atau 26,4% dari total pengunjung internasional. Di urutan kedua, Tiongkok memiliki 3 juta pengunjung, atau 21,3% dari total. Diikuti dengan ketat, Taiwan (China) berada di peringkat ketiga dengan 1 juta pengunjung, Amerika Serikat berada di peringkat keempat dengan 637.000 pengunjung, dan Jepang berada di peringkat kelima dengan 585.000 pengunjung. Pasar sumber terbesar berikutnya untuk wisatawan Vietnam adalah Australia, India, Malaysia, Kamboja, dan Thailand. Yang perlu diperhatikan, pasar utama di Asia Timur Laut merupakan pendorong utama pertumbuhan pariwisata internasional. Terutama, pasar Tiongkok mengalami peningkatan 130,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Korea Selatan meningkat sebesar 28,5%, Jepang sebesar 24,8%, dan Taiwan (China) meningkat secara signifikan sebesar 59,4%. Pasar Asia Tenggara juga menunjukkan kinerja yang baik, dengan Indonesia meningkat sebesar 85,5%, Filipina sebesar 64,5%, Laos sebesar 13,9%, Kamboja sebesar 12,1%, Malaysia sebesar 5,5%, dan Singapura sebesar 4,7%. Namun, Thailand mengalami penurunan sebesar 13,3%. Kawasan Eropa menunjukkan pertumbuhan positif, termasuk pasar-pasar utama seperti Inggris (naik 20,4%), Prancis (naik 30,5%), Jerman (naik 23,6%), Italia (naik 54,5%), dan Spanyol (naik 23,3%) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Semua pasar ini mendapat manfaat dari kebijakan pembebasan visa sepihak Vietnam, yang memungkinkan kunjungan sementara hingga 45 hari, berlaku mulai 15 Agustus 2023. Dorongan dari kebijakan visa yang lebih longgar ini, bersama dengan kegiatan promosi yang dinamis, meningkatkan harapan bahwa jumlah pengunjung internasional ke Vietnam akan terus tumbuh positif di bulan-bulan tersisa tahun ini.Nhandan.vn
Sumber: https://nhandan.vn/khach-quoc-te-den-viet-nam-tang-hon-40-trong-10-thang-qua-post843894.html







Komentar (0)