
Acara ini diselenggarakan oleh Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh dan diorganisir oleh Departemen Kebudayaan dan Olahraga Kota Ho Chi Minh serta Asosiasi Film Kota Ho Chi Minh bekerja sama dengan unit-unit terkait.
Dalam sambutan pembukaannya, Bapak Nguyen Manh Cuong, Anggota Alternatif Komite Sentral Partai Komunis Vietnam dan Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa menyusul kesuksesan festival pertama pada tahun 2023, acara tahun ini terus menegaskan perannya sebagai platform profesional yang bermakna, menciptakan peluang bagi para pembuat film muda untuk berinteraksi, belajar, dan berbagi pengalaman, sekaligus memperkenalkan kepada publik karya-karya kreatif yang mencerminkan denyut nadi kehidupan kontemporer dan nilai-nilai kemanusiaan masyarakat.
"Ini bukan hanya perayaan bagi para pembuat film, tetapi juga kegiatan budaya yang memiliki makna mendalam, berkontribusi dalam menyebarkan rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap kota yang dinamai menurut nama Presiden Ho Chi Minh, dan aspirasi untuk pembangunan di era baru," tegas Bapak Nguyen Manh Cuong.
Para pemimpin Kota Ho Chi Minh menambahkan bahwa pengakuan resmi kota tersebut oleh UNESCO sebagai Kota Kreatif di bidang perfilman pada akhir tahun 2025 merupakan suatu kehormatan besar, dan sekaligus menempatkan tanggung jawab padanya untuk terus mempromosikan nilai-nilai budaya, mendorong inovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan.

“Festival Film Pendek Kota Ho Chi Minh yang kedua ini merupakan salah satu kegiatan nyata yang bertujuan untuk mengimplementasikan komitmen kota terhadap UNESCO. Kami berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi para pembuat film muda untuk mengembangkan keterampilan profesional mereka, memperluas pertukaran dan kerja sama internasional, meningkatkan akses masyarakat terhadap perfilman, dan menyebarkan nilai-nilai budaya yang indah dari Vietnam dan Kota Ho Chi Minh kepada teman-teman baik di dalam maupun luar negeri,” kata Bapak Nguyen Manh Cuong.
Menurut Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, kota ini mengidentifikasi film sebagai industri budaya penting yang mampu menghasilkan nilai ekonomi , mempromosikan pariwisata, menampilkan citra lokal, dan berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia kreatif untuk masa depan. Oleh karena itu, kota ini akan terus meningkatkan ekosistem filmnya, mendukung kegiatan kreatif, melatih talenta muda, memperkuat hubungan antara pembuat film, pelaku bisnis, lembaga pelatihan, dan mitra internasional, serta secara bertahap membangun Kota Ho Chi Minh menjadi pusat kreatif film yang dinamis di Vietnam dan kawasan ini.

Dari perspektif profesional, Ibu Duong Cam Thuy, Presiden Asosiasi Film Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa acara ini terus bertujuan untuk menemukan dan menggali bakat-bakat pembuat film masa depan, serta berkontribusi pada pengembangan industri film kota dan negara.
“Ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi generasi seniman dan pembuat film yang lebih tua untuk berbagi pengalaman, menginspirasi, dan mendukung kekuatan kreatif muda. Kota Ho Chi Minh memiliki tenaga kerja industri film yang sangat kuat, dan festival ini akan berkontribusi pada pelatihan dan pembinaan generasi berikutnya, sehingga mendorong perkembangan industri budaya,” ujar Ibu Duong Cam Thuy.
Ketua Asosiasi Film Kota Ho Chi Minh menambahkan bahwa festival film tahun ini menarik jumlah peserta yang sangat besar, dengan lebih dari 100 film berkualitas tinggi dalam berbagai genre termasuk film fitur, dokumenter, dan film animasi, yang dikirimkan dari banyak provinsi dan kota di seluruh negeri.
Pada malam pembukaan, panitia penyelenggara secara resmi mengumumkan identitas merek dan situs web khusus untuk kota kreatif di bidang perfilman. Sistem ini berperan dalam menyinkronkan upaya komunikasi, meningkatkan efektivitas promosi citra kota, dan menciptakan fondasi yang kokoh untuk menghubungkan masyarakat, bisnis, dan komunitas kreatif baik di dalam maupun luar negeri.

Setelah upacara pembukaan, para delegasi dan penonton disuguhi pemutaran ulang film " The Woman at the Bus Station ," film yang memenangkan Penghargaan Emas di Festival Film Pendek Kota Ho Chi Minh ke-1 pada tahun 2023.
Berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Juni, festival film ini akan menawarkan serangkaian kegiatan yang kaya, termasuk: ruang pameran film kreatif; program "Sinema di Sekolah"; kompetisi desain poster dan pembuatan trailer edukatif ; kursus pelatihan tentang penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan film; dan proyek "Pengembangan Bakat Sinema" (Laboratorium Film Pendek HCMC) untuk mendukung pengembangan ide film pendek yang menjanjikan.
Sumber: https://baovanhoa.vn/nghe-thuat/khai-mac-lien-hoan-phim-ngan-tphcm-lan-thu-hai-234762.html








