Musim lumut mulai tumbuh subur sekitar bulan Februari hingga Maret - Foto: THANH NGUYEN
Desa nelayan Nam O (kelurahan Hai Van, kota Da Nang ) terletak 17 km dari pusat kota Da Nang, berada di kaki jalan Hai Van, di samping muara sungai Cu De. Ini adalah desa nelayan kuno dengan sejarah lebih dari 700 tahun.
Pemandangannya sangat indah.
Salah satu hal yang memikat wisatawan saat mengunjungi desa nelayan adalah keindahan unik pantai berbatu Nam O. Di sini, bebatuan yang tersembunyi di dalam air biru jernih menciptakan pemandangan yang indah.
Banyak wisatawan berkunjung dan berfoto dengan hamparan lumut hijau - Foto: THANH NGUYEN
Setiap bulan Februari dan Maret, lapisan lumut hijau menutupi bebatuan, menciptakan pemandangan yang rimbun dan indah. Bebatuan tampak seperti tertutup karpet hijau, membentuk gambar yang menakjubkan. Ini juga merupakan waktu ketika wisatawan sering datang untuk mengambil foto, bersenang-senang, dan mengagumi pemandangan yang indah.
Setiap musim, pantai berbatu ini memiliki keindahan uniknya sendiri. Pada bulan September, pantai ini menarik wisatawan yang datang untuk berfoto berkat keindahannya yang megah namun romantis. Saat air surut, formasi batuan hitam muncul, membentang tanpa batas di lautan biru yang luas, memikat pengunjung dari dekat dan jauh.
Selama musim lumut, formasi batuan hitam menjulang keluar dari air, menciptakan pemandangan yang megah dan romantis - Foto: THANH THUY
Saat mengunjungi desa nelayan, Trinh Thi Thu Uyen (seorang turis dari Ninh Binh ) dan teman-temannya mengambil banyak foto indah di pantai berbatu.
"Saya mengetahui tentang desa nelayan Nam O melalui media sosial, dan selama perjalanan liburan musim panas saya ke Da Nang, saya memutuskan untuk berkunjung. Pemandangan di sini sangat damai dan indah, dengan bebatuan yang tersembunyi di dalam air dan ombak yang menghantam pantai, menciptakan pemandangan yang sangat puitis dan romantis. Saya pasti akan mengunjungi pantai berbatu ini lagi selama musim lumut," ujar Trinh Thi Thu Uyen.
Setiap musim, pantai berbatu ini memiliki keindahan uniknya sendiri - Foto: THANH THUY
Selain itu, pemandangan sederhana para nelayan yang menenun jaring dan mendayung perahu keranjang di desa nelayan membangkitkan banyak emosi yang tak terlukiskan pada para wisatawan.
"Melihat kehidupan sehari-hari orang-orang di sini, saya merasakan relaksasi yang tak terlukiskan. Pemandangan dan ritme kehidupan di sini membantu saya melupakan stres pekerjaan," ungkap Le Thi Nuon Tha (seorang turis dari Hue ).
Jalan menuju pantai berbatu Nam O juga merupakan tempat check-in populer bagi banyak anak muda - Foto: THANH THUY
Pantai berbatu Nam O selalu menjadi destinasi yang banyak dicari - Foto: THANH THUY
Banyak wisatawan terpesona oleh pemandangan damai di desa nelayan tersebut - Foto: THANH THUY
Seni pembuatan saus ikan sudah berusia 400 tahun.
Selain pemandangan alamnya yang masih alami dan megah, Nam O juga menarik wisatawan dengan tradisi pembuatan kecap ikan yang terkenal, yang telah berusia lebih dari 400 tahun. Kecap ikan tradisional adalah kebanggaan masyarakat Nam O, dan kerajinan ini telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional.
Saus ikan difermentasi dalam guci tanah liat - Foto: THANH THUY
Saus ikan Nam O memiliki cita rasa tradisional yang khas dan dibuat secara tradisional. Saus ini terbuat dari ikan teri yang bersumber dari pelabuhan perikanan Tho Quang, direndam dengan garam Sa Huynh dengan perbandingan 3 bagian ikan banding 1 bagian garam, dan difermentasi dalam guci tanah liat selama 12-15 bulan.
Dari saus ikan Nam O, warga setempat juga menciptakan minuman unik dari minuman khas Vietnam yang sudah dikenal – kopi saus ikan. Pencipta minuman baru ini adalah Bapak Bui Thanh Phu, pemilik fasilitas produksi saus ikan Huong Lang Co.
Desa Nam O, penghasil kecap ikan tradisional, secara rutin menyambut banyak wisatawan - Foto: THANH THUY
Didorong oleh kecintaannya pada pembuatan saus ikan tradisional keluarganya dan keinginan untuk memperkenalkan produk kampung halamannya kepada lebih banyak orang, Phu telah bereksperimen dan menciptakan minuman yang unik.
"Kopi saus ikan" terbuat dari kopi yang sudah disangrai dan digiling, serta lapisan krim yang kaya. Ciri khas minuman ini adalah bubuk saus ikan, yang dikonsentrasikan dari saus ikan Nam O, yang ditaburkan di atas krim yang kaya tersebut.
Kopi kecap ikan dibuat dengan kecap ikan dari desa nelayan Nam O - Foto: THANH THUY
"Bubuk kecap ikan pekat ini memiliki rasa yang lembut dan halus, tanpa aroma menyengat seperti kecap ikan tradisional. Oleh karena itu, kecap ini menciptakan rasa yang halus dan lembut serta menetralkan rasa asam setelah minum kopi, menawarkan pengalaman rasa yang unik bagi para pengunjung," ungkap Bapak Bui Thanh Phu.
Berkat warisan budaya yang telah lama ada dan kisah-kisah pelestarian produk tradisional, desa penghasil saus ikan Nam O secara rutin menyambut banyak wisatawan domestik dan internasional yang datang untuk berkunjung dan mempelajari kerajinan tersebut.
THANH THUY
Sumber: https://tuoitre.vn/kham-pha-lang-chai-co-ben-bo-bien-da-nang-2025082311115403.htm







Komentar (0)